BUMN Karya Kebut Pembangunan Rumah Sementara di Aceh Timur, Target Selesai Januari 2026

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban bencana di Aceh Timur terus menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah sukses menuntaskan proyek serupa di Aceh Tamiang, PT Hutama Karya (Persero) bersama sejumlah BUMN Karya lainnya kini melaporkan bahwa progres pembangunan tahap kedua di Aceh Timur telah mencapai 97 persen per pertengahan Januari 2026.

Proyek ini mencakup pembangunan total 45 unit rumah sementara yang tersebar di dua lokasi strategis. Sebanyak 35 unit dibangun di Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, di atas lahan seluas 960 meter persegi.

Sementara itu, 10 unit sisanya didirikan di Desa Seumatang, Kecamatan Julok Ulim, dengan pemanfaatan lahan seluas 495 meter persegi.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir atau finishing serta perapihan area.

Seluruh struktur bangunan utama dipastikan telah rampung dan siap untuk segera diserahterimakan kepada pemerintah daerah setempat.

Tidak hanya menyediakan tempat berteduh, kompleks hunian sementara ini juga dirancang untuk menunjang kehidupan sosial warga. Fasilitas pendukung seperti dapur umum, musala, dan toilet komunal turut disediakan agar masyarakat terdampak dapat menjalani masa transisi dengan lebih layak.

Selain mempercepat pemulihan infrastruktur, proyek pembangunan ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi warga sekitar melalui pelibatan tenaga kerja lokal dalam proses konstruksinya.

Setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai 100 persen, pemerintah daerah akan segera mengoordinasikan proses distribusi dan pemanfaatan rumah tersebut bagi keluarga yang membutuhkan.