JurnalPatroliNews – Malang – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi seorang pendaki remaja berinisial C yang dilaporkan jatuh ke dalam jurang di kawasan Gunung Semeru.
Pemuda berusia 18 tahun tersebut sebelumnya terperosok ke dalam jurang sedalam 300 meter yang masuk dalam wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Keberhasilan penyelamatan ini sekaligus menyudahi proses operasi evakuasi melelahkan yang telah berlangsung selama lima hari berturut-turut.
Pihak otoritas SAR mengonfirmasi bahwa pergerakan evakuasi di medan berat tersebut sudah diupayakan secara intensif sejak hari Senin lalu.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa korban diangkat dari dasar jurang dengan menggunakan teknik penyelamatan khusus.
Petugas di lapangan menerapkan metode slope rescue untuk menarik tubuh korban secara vertikal menuju ke titik kumpul tim yang berada di atas.
Nanang menilai kemiringan medan ekstrem di lokasi jatuhnya korban memang sangat cocok dan aman jika ditangani menggunakan sistem slope rescue.
Selain faktor keselamatan tim dan korban, penggunaan metode ini juga memungkinkan proses pengangkatan dilakukan secara bertahap.
Setelah berhasil diangkat ke permukaan atas jurang, pendaki tersebut akan langsung dibawa turun oleh tim penolong menuju ke posko utama.
Sepanjang jalur penurunan menuju kaki gunung, tubuh korban akan dibawa secara perlahan dengan menggunakan tandu darurat.
Pihak SAR memproyeksikan bahwa korban berinisial C tersebut diperkirakan akan tiba di posko utama pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Kendati demikian, ketepatan waktu tersebut sangat bergantung pada situasi cuaca serta kelancaran jalur tracking di lapangan.
Jika seluruh proses perjalanan turun berjalan tanpa kendala, total waktu tempuh diperkirakan memakan waktu antara 8 hingga 10 jam perjalanan.















Komentar