JurnalPatroliNews – Jakarta – Masjid Istiqlal bersiap menyambut fase terakhir Ramadan 2026 dengan membuka program iktikaf mulai Selasa (10/3). Kegiatan ini menandai dimulainya 10 hari terakhir bulan suci, di mana umat Muslim berbondong-bondong memperbanyak ibadah demi meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Senin (9/3) ini bertepatan dengan hari ke-19 Ramadan, yang berarti waktu magrib nanti akan memasuki malam ke-20.
Program “Iktikaf Terpadu” yang telah disiapkan oleh pengelola masjid terbesar di Asia Tenggara ini secara resmi akan diaktifkan esok hari guna memfasilitasi jemaah yang ingin berdiam diri di masjid (itikaf) dengan jadwal ibadah yang terstruktur.
“Kami informasikan kepada seluruh peserta Iktikaf Terpadu Masjid Istiqlal Tahun 2026, baik laki-laki maupun perempuan, bahwa kegiatan akan dimulai pada tanggal 10 Maret 2026,” tulis manajemen Masjid Istiqlal melalui akun Instagram resminya, Senin (9/3).
Terbuka untuk Jemaah Mandiri
Selain bagi mereka yang sudah mendaftar dalam program terpadu, Masjid Istiqlal tetap memberikan ruang bagi masyarakat umum yang ingin melaksanakan iktikaf secara mandiri.
Pihak pengelola menekankan agar seluruh jemaah, baik peserta program maupun mandiri, senantiasa menjaga kesucian, kebersihan, dan ketertiban area masjid.
“Bagi jemaah yang belum berkesempatan mengikuti Iktikaf Terpadu, tetap dapat melaksanakan iktikaf secara mandiri dengan mengikuti peraturan masjid yang berlaku,” tambah keterangan tersebut.
Imbauan bagi Jemaah
Pihak panitia meminta para peserta terdaftar untuk segera mempersiapkan diri dan mematuhi instruksi petugas di lapangan.
Terkait rincian waktu kedatangan dan prosedur teknis lainnya, pengelola akan memberikan informasi susulan dalam waktu dekat.
Iktikaf di Masjid Istiqlal setiap tahunnya selalu menjadi magnet bagi ribuan jemaah dari berbagai daerah.
Dengan fasilitas yang memadai, jemaah diharapkan dapat beribadah dengan khusyuk, mulai dari salat malam (qiyamul lail), tadarus Al-Qur’an, hingga zikir bersama.














