Investor di Batam Hadapi Gangguan Listrik, BP Batam Turun Langsung ke Lapangan

JurnalPatroliNews | Batam– Pemadaman listrik yang meluas di Batam pada Senin (12/10/2026) menjadi tantangan bagi masyarakat dan dunia usaha. Di tengah situasi tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan apresiasi kepada PT PLN Batam beserta seluruh petugas yang bekerja mempercepat penanganan dan pemulihan pasokan listrik.

Tak hanya menyampaikan dukungan, BP Batam juga bergerak langsung menemui para pelaku usaha dan pemangku kepentingan yang terdampak. Melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis, tim BP Batam turun ke sejumlah kawasan industri, perusahaan investor, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit, pada Selasa pagi (13/10/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk menyerap informasi mengenai kendala yang dihadapi pelaku usaha, menyampaikan perkembangan penanganan gangguan, sekaligus memastikan komunikasi dan pendampingan tetap berjalan selama proses pemulihan.

“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan,” ujar Fary Djemy Francis.

Kehadiran langsung BP Batam mendapat respons positif dari kalangan dunia usaha. Chairman Panbil Group, Johanes Kennedy Aritonang, mengapresiasi respons PLN Batam dalam menangani gangguan listrik serta langkah BP Batam yang turun langsung untuk mendengarkan persoalan dan mendampingi pelaku usaha.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua DPC IPERINDO Kepulauan Riau, Ali Ulai. Ia menilai kesigapan PLN Batam dan kehadiran BP Batam menjadi bagian penting dalam memperkuat kebersamaan antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan sektor industri.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, tim BP Batam juga mendatangi PT Philips Industries Batam dan diterima oleh Mr. Sia Lee Heng dari jajaran manajemen perusahaan.

Pihak Philips menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian BP Batam terhadap pelaku usaha, khususnya dalam menghadapi situasi yang berpotensi memengaruhi aktivitas operasional perusahaan.

Selain melakukan pendampingan langsung, BP Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang juga membuka layanan helpdesk daring. Layanan ini ditujukan bagi pelaku usaha yang membutuhkan konsultasi maupun pendampingan teknis terkait perizinan.

Bagi BP Batam, gangguan pasokan listrik tersebut menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat keandalan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga koordinasi antarpemangku kepentingan.

“Kepercayaan investor tidak hanya dibangun ketika semua berjalan baik, tetapi juga melalui cara kita hadir dan saling mendukung saat menghadapi kesulitan. Setiap tantangan harus menjadi kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menjadikan Batam semakin baik,” tutup Fary.

Melalui koordinasi dan pendampingan tersebut, BP Batam menegaskan pentingnya sinergi dengan PLN Batam dan dunia industri untuk menjaga iklim investasi serta mendukung keberlangsungan kegiatan usaha di Batam.

Komentar