Jakarta Tak Masuk Daftar 5 Besar, Ini 5 Provinsi dengan Kasus Covid Terbanyak

  • Whatsapp
Petugas Puskesmas Kecamatan Gambir melakukan tes usap (swab test) ke pedagang di Pasar Thomas, Jakarta, Rabu (17/6/2020). Pemeriksaan tes usap di sejumlah pasar secara langsung tersebut dilakukan guna memutus rantai penularan COVID-19. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

JurnalPatroliNews – Jakarta,–Penambahan kasus Covid-19 pada Jumat (13/8/2021) mencapai 30.788 kasus di Indonesia. Kabar baik Jakarta tak masuk dalam daftar lima besar penyumbang kasus terbanyak.

Biasanya Jakarta selalu masuk dalam daftar lima provinsi penyumbang kasus positif Covid-19 terbanyak. Namun kemarin jumlah kasus baru positif Covid-19 di Jakarta mencapai 1.210 kasus dan berada di urutan ke delapan, menurut data Satgas Covid-19, seperti dikutip Sabtu (14/9/2021).

BACA JUGA :

Jawa Tengah menjadi provinsi yang menyumbang kasus tertinggi, ada 4.223 orang yang terpapar. Diikuti oleh Jawa Timur sebanyak 4.178 orang yang positif covid-19. Demikian data Kementerian Kesehatan RI, Jumat (13/8/2021) hingga pukul 12.00 WIB.

Selanjutnya adalah provinsi Jawa Barat tercatat ada 2.968 kasus positif, kemudian Bali 1.910 kasus dan terakhir adalah Kalimantan Timur tercatat sebanyak 1.451 kasus. Dari data tersebut, tambahan kasus positif terbanyak tak lagi berpusat di Pulau Jawa.

Sebelumnya, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sonny Harry Harmadi mengatakan ada beberapa provinsi yang mengalami lonjakan kasus di luar Pulau Jawa.

“Kaltim, kemudian di Sumut, kemudian Kepri, Riau, lalu kemudian NTT. Ada beberapa provinsi mengalami lonjakan termasuk Sumbar. Kota Padang, Bukit tinggi, Padang Pariaman,” katanya.

Sementara itu menurut dia, Pulau Jawa masih terdapat beberapa kota/kabupaten yang mencatat lonjakan tinggi. Misalnya Solo, Bekasi, Madiun dan beberapa kota lain.

(*/lk)

Pos terkait