JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Staff Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus menjadi prioritas utama bagi seluruh unsur bangsa sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Komitmen ini penting guna memastikan stabilitas nasional dan percepatan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan pembekalan kepada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII serta Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Selasa (8/4).
Kegiatan ini diikuti oleh 189 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, badan usaha, hingga organisasi masyarakat. Di hadapan para calon pimpinan nasional tersebut, Kasad menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai prioritas kerja dalam mendukung kebijakan Kepala Negara.
Inovasi dan Penguatan Pertahanan Kasad menjelaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia yang melimpah harus dibarengi dengan inovasi berkelanjutan di berbagai sektor.
Hal ini bertujuan untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Pembinaan kekuatan TNI AD dilaksanakan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Kita harus mewujudkan postur pertahanan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis, sembari mendukung penuh kebijakan Presiden dalam meningkatkan pendapatan negara,” ujar Kasad.
TNI AD Manunggal Air dan Ketahanan Pangan Selain fokus pada kekuatan tempur, Kasad memaparkan peran aktif TNI AD dalam membantu kesulitan masyarakat melalui program teritorial yang konkret.
Salah satu pencapaian signifikan adalah penyediaan akses air bersih dan pengairan lahan pertanian guna mendukung kedaulatan pangan.
Hingga saat ini, TNI AD telah membangun sekitar 6.000 titik sumber air di seluruh penjuru tanah air. Langkah ini diambil berdasarkan data bahwa masih terdapat sekitar 27 juta masyarakat yang belum menikmati akses air bersih secara layak.
Program ini dipastikan akan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar rakyat.
Di sektor alutsista, Kasad turut membanggakan inovasi teknologi yang dikembangkan oleh putra-putri bangsa. Menurutnya, prajurit dan teknisi TNI AD kini telah mampu memproduksi peralatan tempur modern yang kompetitif dengan teknologi luar negeri.
Kasad juga memastikan bahwa TNI AD akan selalu bergerak cepat dalam penanganan bencana alam guna meminimalisir penderitaan masyarakat di wilayah terdampak.













