Kehilangan Sosok Pemersatu, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia di Jakarta

JurnalPatroliNews – Jakarta -Kabar duka menyelimuti dunia pers tanah air. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada usia 54 tahun.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (18/4) dini hari pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung.

Berdasarkan keterangan dari jajaran pengurus PWI Pusat, almarhum sebelumnya masih aktif menjalankan tugas organisasi. Pada Jumat malam, ia sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR, Jakarta.

Usai kegiatan tersebut, almarhum melanjutkan agenda makan malam bersama sejumlah rekan pengurus di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.

Kronologi Kejadian Sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi kesehatan almarhum menurun secara mendadak. Ia dilaporkan mengalami sesak dada hebat, kondisi fisik yang melemas, hingga muntah-muntah. Almarhum segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan darurat.

Berdasarkan diagnosis tim medis, almarhum mengalami serangan jantung, yang selaras dengan riwayat kesehatan jantung yang dimilikinya.

Meskipun sempat direncanakan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita guna penanganan lebih spesifik, almarhum dinyatakan meninggal dunia sebelum proses rujukan terlaksana.

Sosok Aktivis Pers yang Tangguh Kepergian Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi komunitas pers nasional. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah dan memiliki dedikasi luar biasa terhadap penguatan organisasi wartawan di Indonesia.

Rekam jejak kepemimpinan almarhum di PWI sangatlah panjang, mulai dari menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode, hingga memegang posisi strategis di tingkat pusat.

Puncaknya, almarhum dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada Agustus 2025 di Cikarang. Ia dikenal sebagai salah satu figur kunci yang berhasil mengakhiri dualisme kepengurusan melalui jalur rekonsiliasi.

Penghormatan Terakhir Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya sahabat sekaligus rekan kerja terbaiknya tersebut.

Ia mengenang Zulmansyah sebagai kader yang selalu totalitas dalam menjalankan amanah organisasi hingga akhir hayatnya.

Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia mengharapkan doa dari seluruh insan pers dan masyarakat luas agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Jenazah rencana akan disemayamkan dan dimakamkan sesuai dengan protokol keluarga.