Kekuatan Tempur TNI AD Diperiksa Langsung, Menhan dan Wapang TNI Sambangi Empat Satuan Strategis

JurnalPatroliNews | Jawa Timur – Komitmen memperkuat kesiapan pertahanan nasional kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin ke sejumlah satuan tempur di wilayah Jawa Timur, Jumat (10/7/2026).

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa meninjau Yonif TP 932 di Tuban, Brigif TP 33 dan Yonif TP 885 di Bojonegoro, serta Yonif TP 933 di Nganjuk.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional satuan sekaligus mengevaluasi kondisi personel, perlengkapan, serta sarana dan prasarana pendukung yang menjadi bagian penting dalam pembangunan kekuatan pertahanan nasional.

Selain melihat kesiapan tempur setiap satuan, Wapang TNI dan Menhan juga memberikan perhatian terhadap pembinaan personel. Profesionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian prajurit dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga kesiapan menghadapi berbagai tantangan pertahanan yang terus berkembang.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat postur pertahanan melalui pembangunan satuan yang modern, adaptif, dan memiliki kemampuan operasional tinggi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pimpinan TNI dan Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa kesiapan setiap satuan harus terus ditingkatkan agar mampu menjalankan tugas pokok secara optimal, sekaligus mendukung sistem pertahanan negara yang tangguh di tengah dinamika lingkungan strategis regional maupun global.

Melalui peninjauan langsung ke lapangan, pemerintah ingin memastikan seluruh satuan tempur memiliki kesiapan personel, alutsista, dan fasilitas pendukung yang memadai sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pertahanan nasional.

Kesiapan operasional yang optimal tersebut juga menjadi bagian dari langkah strategis menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045, di mana kekuatan pertahanan menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Komentar