Kemasan Berbeda Haflah Akhir Sannah IKHROM, 500 Jamaah Padati Istighosah Ahad Pon

JurnalPatroliNews – Jakarta – Keluarga besar IKHROM kembali menghidupkan tradisi tahunan melalui rangkaian ziarah dan Haflah Akhir Sannah Istighosah Ahad Pon pada Minggu (15/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di makam almarhum KH Muchtarom dan almarhumah Hj. Ruminah Hasanah ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penghormatan bagi para sesepuh bani Muchtarom menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.

Pembina IKHROM Pusat, H. Nurussholichin, A. Ptnh, MM, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan tahun ini yang dinilai lebih semarak dan inovatif.

Menurut sosok yang menjabat sebagai Kepala Kantor ATR/BPN Kepulauan Riau tersebut, antusiasme jamaah menunjukkan keberhasilan organisasi dalam menjaga tradisi sekaligus memberikan pencerahan spiritual bagi anggota keluarga besar dan masyarakat.

“Selain menjaga tradisi istighotsah, kegiatan ini adalah sarana pencerahan spiritual agar kita benar-benar siap secara batin menyambut bulan Ramadhan,” ujar Nurussholichin.

Suasana khidmat terasa saat sekitar 500 jamaah memadati lokasi kegiatan. Acara tahun ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran Ustadzah Alfinatus Syifa, AH, finalis AKSI Indosiar 2025 asal Bonang, Demak.

Dalam tausiyahnya, sang ustadzah memberikan motivasi mendalam mengenai pentingnya kesiapan lahir dan batin dalam menjalankan ibadah puasa.

Ketua Umum IKHROM, Sholichul Hadi, M. Pd, menegaskan bahwa kebersamaan ini akan terus dipelihara melalui berbagai program berkelanjutan.

Selepas acara utama, pengurus IKHROM langsung menggelar diskusi strategis untuk mempersiapkan Pertemuan Tahunan ke-10 yang dijadwalkan berlangsung pada lebaran ketiga mendatang di kediaman keluarga Hj. Zuhriyah, Semarang.

Peningkatan jumlah peserta dari waktu ke waktu diakui oleh para jamaah, salah satunya Sukilah. Ia mengaku bangga atas rutinnya kegiatan Istighosah Ahad Pon yang digelar setiap selapan sekali tersebut.

Soliditas yang ditunjukkan keluarga besar IKHROM ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan spiritualitas tetap terjaga kuat di tengah perkembangan zaman.