JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik untuk membantu penanganan dampak banjir di Kabupaten Pandeglang, Banten.
Bantuan yang dikirim melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) dari Gudang Induk Bekasi ini telah tiba di Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang untuk segera didistribusikan kepada warga.
Total nilai bantuan yang disalurkan oleh Kemensos dalam fase awal ini mencapai Rp 515.787.750. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa langkah ini diambil tanpa harus menunggu penetapan status tanggap darurat secara resmi dari pemerintah daerah.
Kebijakan ini diambil semata-mata berdasarkan hasil asesmen kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.
Menurut Gus Ipul, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terkena musibah tidak boleh tertunda oleh urusan administrasi.
Ia memastikan bahwa Kemensos akan langsung bergerak sesuai kewenangan yang dimiliki saat laporan kebutuhan masyarakat diterima. Langkah ini merupakan bagian dari mekanisme perlindungan sosial agar warga tetap mendapatkan dukungan sejak hari pertama bencana terjadi.
Selain mengirimkan barang, Kemensos juga aktif berkoordinasi dengan dinas sosial setempat dan unsur terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi.
Koordinasi lintas sektor ini bertujuan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan penanganan fase darurat maupun pemulihan dapat berjalan secara efektif.
Rincian logistik yang telah disalurkan meliputi 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, serta masing-masing 250 unit selimut, kasur, kidsware, dan family kit. Selain itu, Kemensos juga mengirimkan 200 unit tenda gulung untuk kebutuhan pengungsian sementara.
Kemensos memastikan stok logistik nasional saat ini dalam kondisi aman dan siap dimobilisasi kembali jika terjadi peningkatan kebutuhan di wilayah terdampak.














