Sementara itu Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan bahwa percepatan pembangunan koperasi ini sangat strategis. Saat ini tim Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih tingkat Kabupaten terus melakukan invetarisasi aset milik pemerintah daerah yang dapat digunakan untuk pembangunan aset fisik Kopdes/Kel Merah Putih.
Ia menjelaskan, salah satu agenda pentingnya adalah peletakan batu pertama pembangunan koperasi di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong yang dilakukan hari ini. Ke depan pembangunan gerai, gudang dan sarana pelengkap lainnya akan diakselerasi pembangunannya di beberapa titik lokasi lainnya se-Kabupaten Bogor.
“Target jangka panjang program ini yaitu, 435 koperasi Merah Putih akan dibangun di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, mencakup 416 desa dan 19 kelurahan,” jelas Rudy.
Komandan Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Henggar Tri Wahono menyampaikan bahwa dukungan penuh dari keluarga besar TNI terhadap kesuksesan pembangunan gerai, gudang dan pelengkapnya dari Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh wilayah di Indonesia. Ia menyebut bahwa tugas dan amah yang diberikan kepada TNI merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab strategis bagi satuannya.
“Kami mendapatkan perintah untuk membantu mengawak pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan. Ini kehormatan sekaligus tantangan yang harus kami tuntaskan karena merupakan kepercayaan negara kepada kami,” ujarnya.
Henggar menjelaskan bahwa di Kabupaten Bogor terdapat 419 desa dan kelurahan yang menjadi bagian dari target pembangunan koperasi. Pembangunan dimulai pada 1 November, dan ditargetkan beberapa koperasi sudah dapat launching pada akhir Januari tahun depan.
Ia menegaskan bahwa Kodim 0621 bersama Pemkab Bogor berkomitmen penuh mengawal pembangunan koperasi hingga berdiri. Lokasi Pakansari akan dijadikan prototipe, disusul Bojongkoneng sebagai titik kedua, sehingga dapat menjadi contoh bagi desa lain saat dilakukan peninjauan pejabat pusat maupun daerah.
“Kami berkomitmen bersama Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota Bogor untuk mewujudkannya (pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih),” katanya.
Ketua KKMP Pakansari Arief Husin menuturkan bahwa keberadaan KKMP Pakansari ini akan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang baru. Para pengurus menyatakan siap mengoptimalkan sumberdayanya dalam menjalankan roda bisnis dari KKMP ketika proses pembangunan fisik telah selesai.
“KKMP ini merupakan koperasi pengembangan sehingga layanan yang akan dilakukan juga meningkat dari semula yang hanya melayani satu RW namun kedepan akan meningkat untuk melayani 13 RW,” jelas Arief.
Arief menambahkan bahwa kegiatan usaha yang akan dilakukan kedepannya yaitu gerai sembako hingga layanan kesehatan melalui gerai klinik dan apotek. Ia bersama pengurus lainnya juga berniat untuk mendirikan unit bisnis kredit barang, hingga pengembangan produk UMKM lokal melalui koperasi.
“Kita membuka peluang bekerja sama dengan dapur SPPG (Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG (Makan Bergizi Gratis) karena di sini banyak yang punya sumber peternak telur dan ayam ras termasuk ikan frozen,” katanya.














