KWI Hargai Keputusan Paus Leo XIV Terkait Pergantian Pimpinan Keuskupan Bogor

JurnalPatroliNews –   Jakarta – Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyatakan menghormati sepenuhnya keputusan Paus Leo XIV yang menunjuk Mgr Christophorus Tri Harsono sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Bogor, menyusul pengunduran diri Mgr Paskalis Bruno Syukur, O.F.M.

Ketua KWI, Mgr Antonius Subianto Bunjamin, OSC, menegaskan bahwa Gereja Katolik di Indonesia mengikuti keputusan Takhta Suci sebagai bentuk ketaatan dan kesatuan dengan Vatikan.

“KWI menerima dan menghormati keputusan Paus Leo XIV sepenuhnya,” ujar Mgr Antonius kepada media, Selasa, 20 Januari 2026.

Ia juga mengajak seluruh umat Katolik untuk terus mendoakan Mgr Paskalis maupun Mgr Tri Harsono agar pelayanan Gereja di Keuskupan Bogor tetap berjalan dengan baik.

“Marilah kita berdoa demi kebaikan Keuskupan Bogor, sekaligus mendoakan Mgr Paskalis yang telah mengundurkan diri dan Mgr Tri Harsono yang mendapat tugas tambahan sebagai Administrator Apostolik,” katanya.

Penunjukan Mgr Tri Harsono dilakukan setelah Takhta Suci secara resmi menerima pengunduran diri Mgr Paskalis Bruno Syukur. Informasi tersebut disampaikan melalui laman resmi Keuskupan Bogor.

Mgr Paskalis diketahui telah memimpin Keuskupan Bogor sejak diangkat sebagai uskup pada 21 November 2013. Pada akhir 2024, ia sempat menjadi sorotan setelah memilih tidak menerima pengangkatan sebagai kardinal, demi memperdalam kehidupan spiritual dan panggilannya sebagai biarawan Fransiskan.

Sebagaimana diketahui, seorang kardinal memiliki peluang untuk terpilih menjadi Paus melalui Konklaf. Namun, Mgr Paskalis memilih tetap setia pada jalan hidup religiusnya, menekankan pertumbuhan rohani dan pelayanan sebagai prioritas utama.