Penanganan Darurat Banjir Pati, Kemensos Salurkan Tenda hingga Sandang untuk Korban Longsor

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) mengintensifkan penanganan darurat bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Langkah ini diambil menyusul tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak awal Januari 2026 dan masih adanya ancaman banjir susulan di wilayah pesisir serta hilir.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar bagi sekitar 20.000 jiwa yang terdampak menjadi prioritas utama.

Hingga saat ini, data mencatat bencana telah meluas ke 20 kecamatan di Kabupaten Pati, dengan dampak material mencapai 3.700 rumah terendam dan 1.300 hektare lahan sawah yang mengalami kerusakan.

Guna mendukung asupan makanan warga, Kemensos melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan Tagana telah mengoperasikan dapur umum lapangan di Kantor Dinas Sosial Pati dan Desa Banjarsari.

Dapur umum ini memiliki kapasitas produksi masing-masing 3.600 bungkus makanan setiap harinya. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana yang berlaku hingga 23 Januari 2026.

Bantuan logistik yang disalurkan mencakup makanan siap saji, perlengkapan bayi, kasur, selimut, tenda, hingga sandang untuk anak-anak dan dewasa.

Bantuan ini didistribusikan melalui gudang logistik di Sentra Margolaras Pati untuk menjamin kecepatan akses bagi warga di lima desa terdampak paling parah di Kecamatan Juwana.

Meskipun ketinggian air di beberapa wilayah mulai menurun, daerah hilir seperti Kecamatan Juwana, Dukuhseti, dan Gabus dilaporkan masih tergenang.

Pemerintah bersama unsur TNI, Polri, dan relawan terus melakukan upaya normalisasi sungai serta perbaikan tanggul yang jebol untuk mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.