Menkop Ferry Juliantono Letakkan Batu Pertama KKMP Sokoduwet Pekalongan

JurnalPatroliNews -Pekalongan – Peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sokoduwet, Kecamatan Pekalongan Selatan, menjadi tonggak penting dimulainya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di Kota Pekalongan.

Prosesi peletakan batu pertama tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.

Pembangunan KKMP Sokoduwet mencakup aset fisik berupa gudang, gerai ritel, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang dirancang untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Turut hadir mendampingi Menkop dalam acara tersebut, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan Mohammad Azmi Basyir, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Pekalongan Agus Maksum Mulyohadi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Direktur Pengembangan Usaha Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Afif Thosin, Ketua Umum Presidium Forum Koperasi Indonesia (FORKOPI) sekaligus Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arsian Djunaid, serta Kepala Dinas Koperasi Kota Pekalongan Supriono.

Dalam sambutannya, Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa pembangunan Kantor Koperasi Kelurahan Merah Putih Sokoduwet merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan, TNI, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan yang mendukung terwujudnya pembangunan koperasi tersebut.

Menurut Menkop, Koperasi Kelurahan Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas ekonomi berupa gerai ritel dan pergudangan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Koperasi ini diharapkan menjadi pusat layanan pemberdayaan ekonomi masyarakat, mulai dari akses permodalan, pelatihan, hingga pemasaran produk,” ujar Menkop.

Menkop menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari gerakan nasional yang menargetkan pembangunan puluhan ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Program ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal, memperluas akses usaha kecil, serta menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

Di Pekalongan, Koperasi Kelurahan Merah Putih akan dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain gerai sembako, gudang logistik, apotek dan klinik, lembaga keuangan mikro, hingga sarana transportasi. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal.

Sebagai bentuk komitmen Kementerian Koperasi dalam mengoptimalkan operasional koperasi, Menkop Ferry menyampaikan bahwa Kemenkop akan memberikan dukungan penuh berupa pelatihan peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan manajemen, serta digitalisasi koperasi.

“Kami akan mendukung penuh pelatihan SDM, pengurus koperasi, serta digitalisasi koperasi desa dan kelurahan,” tegasnya.

Menkop Ferry menambahkan, setelah pembangunan fisik KKMP Sokoduwet rampung, koperasi diharapkan dapat segera beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat.

Ia mempersilakan koperasi untuk memasarkan produk-produk dari BUMN maupun swasta, namun tetap menekankan prioritas pada produk lokal.

“Saya menantang agar produk-produk lokal Kota Pekalongan dan sekitarnya berani masuk dan dipasarkan melalui gerai ritel koperasi sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid menyambut baik pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang direncanakan hadir di 27 titik di Kota Pekalongan. Ia menilai antusiasme dan semangat para pengurus koperasi di wilayahnya sangat tinggi.

Namun demikian, ia mengingatkan agar koperasi yang baru berdiri tidak langsung bergerak di sektor simpan pinjam, demi menjaga kesehatan usaha dan menghindari persaingan dengan koperasi besar yang telah lebih dulu berkembang.

Ia juga mengapresiasi peran aparat keamanan yang terus mengawal jalannya program koperasi desa dan kelurahan. Dengan latar belakang pengurus yang beragam dan kompeten, ia optimistis Koperasi Kelurahan Merah Putih di Pekalongan dapat segera berjalan optimal.

“Ke depan, saya berharap koperasi dapat disinergikan dengan program strategis nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan program lainnya,” pungkasnya.