Modus Sales Madu, Warga Indramayu Jadi Korban Dugaan Hipnotis di Siang Bolong

JurnalPatroliNews – Jakarta – Aksi kriminalitas dengan modus penipuan yang diduga menggunakan teknik hipnotis meresahkan warga di Perumahan BDI 3 Milenial, Desa Tambak, Kecamatan Indramayu.

Seorang warga dilaporkan kehilangan uang tunai senilai Rp 1,1 juta setelah diperdaya oleh seorang pria yang berpura-pura menjadi sales produk madu pada Selasa (3/3/2026).

Ketua RT setempat, Darya (54), mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kondisi lingkungan perumahan cenderung sepi.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku terlihat sudah memantau situasi area perumahan sejak pukul 14.17 WIB dengan mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam.

Kejadian bermula ketika korban tengah menjemur pakaian di depan rumah. Pelaku kemudian menghampiri dan menawarkan empat botol madu anak-anak dengan iming-iming hadiah berupa etalase.

Dalam kondisi yang diduga di bawah pengaruh hipnotis, korban menyetujui harga Rp 1,1 juta untuk paket madu tersebut, padahal nilai tersebut jauh di atas harga pasar normal.

Darya menjelaskan bahwa hingga saat ini korban masih dalam kondisi syok, sehingga rincian percakapan yang terjadi saat kejadian belum dapat tergali sepenuhnya. Pihak pengurus lingkungan berencana melakukan pendalaman informasi lebih lanjut setelah kondisi psikologis korban stabil.

Berdasarkan analisis rekaman CCTV, pelaku teridentifikasi sebagai seorang laki-laki bertubuh agak gemuk dengan berat badan diperkirakan mencapai 70 kilogram dan tinggi badan sekitar 165 sentimeter.

Saat beraksi, pelaku menggunakan sepeda motor NMAX berwarna hitam matte red dan bertindak seorang diri tanpa bantuan rekan.

Merespons peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut, pengurus RT 23 RW 04 langsung mengambil langkah preventif dengan memperketat pengamanan lingkungan.

Petugas keamanan (sekuriti) diinstruksikan untuk melakukan patroli rutin setiap jam, terutama pada jam-jam rawan yakni pukul 14.00 hingga 15.00 WIB serta pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.

Menurut Darya, meski wilayahnya pernah mengalami kasus pencurian biasa, modus penipuan dengan teknik hipnotis melalui penawaran produk sales ini merupakan yang pertama kali terjadi.

Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap orang asing yang masuk ke area perumahan dengan alasan menawarkan jasa atau barang secara mendadak.