JurnalPatroliNews | Banten — Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah barang dalam operasi pencarian lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Memasuki hari keenam pencarian, Minggu (13/9/2026), tim gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI Angkatan Laut, dan Polri menemukan dua terpal, satu galon, serta sebuah life jacket saat menyisir sejumlah titik di perairan Selat Sunda.
Namun, seluruh barang tersebut masih harus menjalani pemeriksaan untuk memastikan apakah memiliki keterkaitan dengan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.
Terpal dan Galon Ditemukan di Jalur Penyisiran
Salah satu terpal ditemukan oleh Kapal Basarnas RIB 02 Lampung.
Kapal tersebut sebelumnya bergerak dari Pelabuhan Muara Pilu, Bakauheni, untuk menyisir sejumlah wilayah yang menjadi bagian dari operasi pencarian.
Area pencarian meliputi Tanjung Tua, Pulau Sebesi, Gunung Anak Krakatau, hingga Pulau Sanghyang.
Saat melakukan penyisiran, kapal yang membawa delapan personel SAR tersebut menemukan sebuah terpal pada titik koordinat 6°2.620′ LS dan 105°41.225′ BT.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, tim juga menemukan satu galon.
Seluruh barang kemudian diamankan dan dibawa ke Posko Pencarian di Pantai Marina, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
KRI Gilimanuk dan KAL Anyer Temukan Barang Lain
Penemuan lainnya berasal dari unsur TNI Angkatan Laut.
Satu terpal berwarna biru dengan bagian sisi berwarna oranye ditemukan oleh KRI Gilimanuk dalam kegiatan penyisiran di wilayah operasi.
Sementara itu, KAL Anyer menemukan sebuah life jacket berwarna oranye.
Dengan adanya beberapa temuan tersebut, tim SAR masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap seluruh barang yang berhasil ditemukan selama operasi.
Belum ada kepastian bahwa barang-barang tersebut merupakan bagian dari perlengkapan milik lima jurnalis dan tiga ABK yang dicari.
Barang Temuan Diserahkan untuk Identifikasi
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Banten, Al Amrad, mengatakan seluruh barang yang ditemukan tidak langsung disimpulkan memiliki hubungan dengan objek pencarian.
Barang-barang tersebut akan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum diserahkan kepada pihak yang memiliki kewenangan melakukan identifikasi.
“Berkaitan dengan barang-barang yang ditemukan tersebut, barang-barang tersebut akan dikumpulkan dan nantinya diserahkan kepada yang berwenang untuk mengidentifikasi, dalam hal ini rekan-rekan dari kepolisian,” ujar Al Amrad di Posko Pencarian Pantai Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Menurut Al Amrad, proses pemeriksaan menjadi bagian penting untuk memastikan asal-usul barang sekaligus mencari kemungkinan adanya kaitan dengan delapan orang yang dinyatakan hilang.
Tim SAR Masih Cari 8 Orang
Al Amrad menambahkan, hasil pemeriksaan dan identifikasi nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan apakah barang-barang yang ditemukan berkaitan dengan lima jurnalis dan tiga ABK yang masih dalam pencarian.
Operasi pencarian pun terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR, TNI Angkatan Laut, dan Polri.
Tim gabungan masih menyisir wilayah perairan yang dinilai memiliki kemungkinan menjadi lokasi keberadaan delapan orang tersebut.
Setiap temuan di lapangan akan dikumpulkan dan diperiksa secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesimpulan sebelum adanya hasil identifikasi resmi.
Hingga hari keenam operasi, pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga ABK masih terus dilanjutkan.















Komentar