JurnalPatroliNews – Jakarta – Puluhan remaja kembali menggelar aksi balap liar di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025) dini hari.
Aksi tersebut berlangsung di sepanjang Jalan RS Soekanto, yang sempat ditutup karena kerumunan penonton memadati lokasi dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Menurut warga sekitar, balap liar di kawasan Malaka Sari ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap akhir pekan. Para remaja menjadikan lokasi tersebut sebagai ajang uji nyali dan adu kecepatan motor, bahkan sebagian di antaranya menyiarkan aksinya secara langsung melalui media sosial.
“Setiap malam Minggu atau dini hari sering ada balapan. Banyak yang datang cuma buat nonton. Jalan jadi macet dan bising,” ujar salah satu warga setempat.
Mengetahui adanya kegiatan yang mengganggu ketertiban, petugas Polsek Duren Sawit segera bergerak ke lokasi untuk membubarkan massa. Namun, karena banyak penonton dan pelaku yang enggan membubarkan diri, aparat kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata agar kerumunan segera tercerai-berai.
Aksi pembubaran tersebut membuat para pembalap liar dan penonton kocar-kacir melarikan diri ke berbagai arah untuk menghindari penangkapan. Sejumlah sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi turut diamankan oleh petugas sebagai barang bukti.
Kapolsek Duren Sawit menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir kegiatan balap liar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu ketertiban umum. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aksi berbahaya tersebut.
“Balap liar bukan hanya melanggar hukum, tapi juga membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas serupa apabila kembali terjadi, demi menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar.














