JurnalPatroliNews | Lombok Barat – Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan strategis nasional secara serentak dari Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan air, mendukung swasembada pangan, sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi bersih di berbagai daerah.
Bendungan Meninting menjadi lokasi utama peresmian yang berlangsung secara langsung, sementara empat bendungan lainnya diresmikan secara hybrid. Total nilai investasi pembangunan lima bendungan tersebut mencapai Rp9,79 triliun.
Pantauan di lokasi, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 14.25 WITA mengenakan pakaian safari berwarna krem dan menggunakan kendaraan taktis Maung berwarna putih. Kedatangannya disambut antusias masyarakat yang telah memadati area bendungan, diiringi lagu perjuangan “Maju Tak Gentar”.
Usai tiba, Presiden menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga serta para pejabat yang telah hadir sebelum memasuki lokasi acara peresmian.
Pemerintah menyebut pembangunan lima bendungan tersebut dirancang memberikan manfaat bagi berbagai sektor. Selain meningkatkan ketersediaan air baku hingga 3,6 juta meter kubik, infrastruktur ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi banjir pada kawasan seluas sekitar 932 hektare.
Di sektor energi, proyek tersebut turut mendukung pengembangan energi baru terbarukan melalui pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 9,635 megawatt (MW) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung dengan kapasitas 345,94 MW.
Sementara di sektor pertanian, keberadaan lima bendungan itu diproyeksikan mampu mengairi lahan irigasi seluas 39.540 hektare dengan total jaringan irigasi sepanjang 279,98 kilometer, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Lima Bendungan yang Diresmikan Presiden Prabowo
- Bendungan Keureuto – Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
- Bendungan Rukoh – Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
- Bendungan Sidan – Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.
- Bendungan Meninting – Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
- Bendungan Jlantah – Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.
Pemerintah berharap keberadaan lima bendungan strategis tersebut mampu memperkuat ketahanan air nasional, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, mengurangi risiko bencana banjir, serta mendukung target pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan energi bersih.













Komentar