Dikritik Misbakhun, Purbaya: Saya Hanya Pastikan Anggaran Terserap

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi santai kritik dari Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, yang menilai dirinya terlalu mencampuri urusan kementerian dan lembaga (K/L) lain.

Purbaya menegaskan, langkah yang diambilnya semata-mata bertujuan memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan efisien dan tepat sasaran.

“Saya enggak komentari kementerian lain, saya bodo amat, tetapi gini, saya berkepentingan memastikan anggaran saya terserap,” ujar Purbaya di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Rabu (15/10/2025).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai bendahara negara. Dalam kasus program makan bergizi gratis (MBG), misalnya, Purbaya menegaskan akan menarik kembali dana yang tidak mampu terserap.

“Kalau enggak terserap, saya ambil uangnya. Itu saja. Saya enggak komentari kerja mereka,” tegasnya.

Mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menjelaskan, tidak semua pengalihan anggaran antarkementerian harus mendapat persetujuan DPR, selama dilakukan untuk kepentingan publik dan tetap dalam koridor Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menambahkan, dana yang tidak terserap di satu K/L dapat dialihkan ke program lain yang lebih membutuhkan, digunakan untuk mengurangi utang negara, atau dimanfaatkan guna menekan kebutuhan penerbitan surat utang (issuance).

“Saya mencegah inefisiensi anggaran dengan tidak menerbitkan surat utang yang dananya belum digunakan. Jadi, anggaran yang belum dipakai tidak langsung diambil karena sebagian masih dikelola oleh saya. Artinya, penerbitan utangnya atau skema pembiayaannya bisa saja tidak diteruskan,” jelas Purbaya.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meminta Purbaya memperbaiki komunikasi politik dan memperkuat koordinasi dalam tim ekonomi pemerintah.

Misbakhun juga menyoroti sikap Purbaya yang dianggap terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain, termasuk soal pemotongan anggaran program MBG yang tidak terserap.

“Pak Purbaya harus berhenti terlalu sering mengomentari kebijakan kementerian lain. Fokuslah pada desain ekonomi besar yang ingin dia bangun untuk mendukung visi presiden,” ujar Misbakhun, Selasa (14/10/2025).