Rapat Kerja Terakhir, Kinerja KemenKopUKM Diapresiasi DPR RI

“Kami mohon maaf setulus-tulusnya apabila selama ini terdapat kekurangan baik dalam rencana kerja atau dalam hal pelaksanaan. Kami harap hal tersebut tidak mengurangi semangat kebersamaan kita untuk terus membangun dalam memajukan koperasi dan UMKM nasional,” ujar Menteri Teten.

Sementara itu Pimpinan Komisi VI DPR RI Arya Bima menekankan pentingnya merancang program kerja yang berkesinambungan demi menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah. Dia optimistis KemenKopUKM dapat menyusun berbagai program strategis lanjutan yang dapat meningkatkan kinerja dari sektor koperasi dan UKM.

“KemenKopUKM kami yakin bisa bernavigasi untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan. Kami mendorong agar kolaborasi dengan berbagai sektor dapat dilakukan demi daya saing UMKM kita di pasar global,” kata Bima.

Anggota Komisi VI Harris Turino mengapresiasi kinerja KemenKopUKM selama periode kepemimpinan Teten Masduki. Dia berpesan agar ke depan KemenKopUKM dapat mendorong penyelesaian korban dari koperasi simpan pinjam bodong atau koperasi bermasalah karena telah merugikan masyarakat hingga triliunan rupiah.

“Kepada Pak Menteri Koperasi (Teten Masduki) kita tahu PR yang belum selesai adalah korban koperasi bodong. Mohon untuk dibantu paling tidak didorong penyelesaiannya agar proses homologasi bisa dijalankan karena sudah banyak korban,” kata Harris.

Dalam Raker ini, telah disahkan pagu anggaran KemenKopUKM untuk tahun 2025 sebesar Rp937.166.229.000 atau terjadi penurunan 37,44 persen year on year (yoy) dari tahun 2024