JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menceritakan sedikit pengalamannya selama satu tahun menjabat sebagai Presiden Indonesia sejak dilantik pada 20 Oktober 2024. Dalam ceritanya, Prabowo mengaku merasa heran hingga geleng-geleng kepala karena ternyata banyak pihak yang mencoba untuk menyogok dirinya.
Aku satu tahun saja jadi presiden ya, geleng-geleng kepala saya, berapa kali saya mau disogok bolak-balik datang, minta ini, minta itu, kata Prabowo dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1).
Meskipun tidak merinci siapa saja pihak yang mencoba melakukan tindakan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlibat dalam masalah hukum atau praktik suap. Ia menyatakan komitmennya untuk tetap patuh pada aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
Tegakkan peraturan, tegakkan sesuai dengan peraturan bangsa dan negara, saya tidak ikut-ikut yang lain, tegas Prabowo.
Mantan Menteri Pertahanan ini juga menyinggung soal dinamika politik. Menurutnya, persaingan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun, ia menyerukan agar semua pihak kembali bersatu demi kepentingan rakyat setelah kontestasi selesai.
Bersaing tujuannya sama, begitu siapa pun yang menang, harus bekerja, harus membela rakyat, harus bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia, jangan berkuasa habis itu menjual diri, pungkas Prabowo.














