JurnalPatroliNews | Jakarta Timur – Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang penerangan melalui Pelatihan dan Bimbingan Teknis Profesi Penerangan (Bimtekprofpen) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Juli 2026, di Aula Dharma Gati Ksatria Jaya, Markas Pusbekangad, Kramat Jati, Jakarta Timur, ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan dinamika ruang digital.
Bimtekprofpen TA 2026 dibuka oleh Kepala Penerangan Pusbekangad (Kapen Pusbekangad) Letkol Cba Dwiyo Sugiharto, S.Sos. dengan mengusung tema “Mewujudkan Insan Penerangan yang Inovatif di Era Digital dalam Mendukung Tugas Pokok Bekang TNI AD.”
Tema tersebut mencerminkan komitmen Pusbekangad dalam membangun insan penerangan yang profesional, inovatif, adaptif, serta mampu menghasilkan publikasi berkualitas di tengah pesatnya transformasi media digital.
Dalam sambutan tertulis Direktur Pembinaan Umum (Dirbinum) Pusbekangad yang dibacakan Kapen Pusbekangad, ditegaskan bahwa personel penerangan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Karena itu, mereka dituntut mampu menyajikan informasi secara cepat, akurat, objektif, dan bertanggung jawab.
Selain menyampaikan informasi, insan penerangan juga diharapkan mampu membangun narasi positif, menangkal penyebaran disinformasi, serta menjaga kredibilitas institusi melalui pemanfaatan berbagai platform digital secara efektif.
“Perkembangan teknologi informasi menuntut insan penerangan untuk terus meningkatkan kompetensi. Insan penerangan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi digital, serta menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan membangun citra positif institusi,” demikian pesan dalam sambutan tersebut.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, Pusbekangad menghadirkan narasumber dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad) yang membawakan berbagai materi, mulai dari penulisan jurnalistik, fotografi, videografi, pengelolaan media sosial, hingga strategi produksi konten digital yang efektif.
Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dipadukan dengan praktik langsung agar peserta mampu mengembangkan keterampilan teknis sekaligus kreativitas dalam menyajikan informasi yang menarik, edukatif, dan sesuai perkembangan ekosistem media digital.
Sebanyak 18 personel penerangan dari berbagai satuan jajaran Bekang TNI AD mengikuti pelatihan tersebut. Selama dua hari, peserta memperoleh pembekalan yang dirancang untuk memperkuat kemampuan produksi konten multimedia, meningkatkan kualitas publikasi institusi, serta memperluas pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi yang efektif.
Melalui penyelenggaraan Bimtekprofpen TA 2026, Pusbekangad berharap lahir insan penerangan yang semakin profesional, inovatif, dan adaptif dalam menjalankan tugas kehumasan serta publikasi institusi.
Penguatan kompetensi ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Bekang TNI AD sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat melalui penyampaian informasi yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab.















Komentar