JurnalPatroliNews | Jakarta -Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara resmi menerima 514 Perwira Remaja (Paja) Akademi Militer (Akmil) Tahun 2026 di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Momentum tersebut menjadi awal pengabdian para perwira muda yang akan memperkuat satuan-satuan TNI Angkatan Darat di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam tradisi penerimaan itu, Kasad menekankan bahwa seorang perwira tidak hanya dituntut memiliki kemampuan militer yang mumpuni, tetapi juga harus menjadikan kepemimpinan, integritas, loyalitas, dan pengabdian kepada bangsa sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.
Prosesi penerimaan dilaksanakan usai para Perwira Remaja mengikuti Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.
Sebanyak 514 Perwira Remaja yang diterima terdiri atas 484 perwira pria dan 30 perwira Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Seluruhnya akan ditempatkan di berbagai satuan operasional TNI AD di seluruh Indonesia.
Ikrar Pengabdian kepada Bangsa
Rangkaian tradisi diawali dengan pembacaan Ikrar Kesetiaan Perwira Remaja, sebagai simbol komitmen moral dan profesional untuk mengabdikan diri kepada negara serta menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kasad mengingatkan bahwa amanah sebagai perwira merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan dedikasi, disiplin, dan keteladanan.
Jadikan Pesan Presiden sebagai Pedoman
Dalam arahannya, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengajak para perwira muda menjadikan pesan Presiden Prabowo Subianto saat Upacara Praspa sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Menurut Kasad, nilai keberanian, integritas, kejujuran, dan kepedulian terhadap prajurit maupun masyarakat harus menjadi karakter yang melekat pada setiap perwira TNI AD.
“Apa yang disampaikan Bapak Presiden, jadikan pedoman teguh kalian dalam pelaksanaan tugas ke depan. Teruslah belajar dan berlatih serta mengembangkan pengetahuan dan kemampuan diri serta profesionalitas kalian untuk kemajuan TNI Angkatan Darat,” tegas Kasad.
Pemimpin yang Dekat dengan Prajurit dan Rakyat
Kasad juga menekankan bahwa seorang perwira tidak cukup hanya menjadi komandan di medan tugas, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin yang hadir di tengah prajurit dan masyarakat.
Menurutnya, tantangan pertahanan yang semakin dinamis menuntut hadirnya pemimpin lapangan yang profesional, humanis, adaptif, dan solutif dalam setiap situasi.
Ia berharap para Perwira Remaja mampu membangun hubungan yang baik dengan anak buah sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari jati diri TNI.
Perkuat Kesiapan Operasional TNI AD
Kehadiran 514 Perwira Remaja diharapkan semakin memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat sekaligus meningkatkan kesiapan operasional dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Dengan semangat pengabdian, loyalitas, dan profesionalisme, para perwira muda tersebut diharapkan tumbuh menjadi pemimpin lapangan yang mampu menjadi teladan bagi prajurit, dicintai anggotanya, dekat dengan rakyat, dan selalu mengutamakan kepentingan bangsa serta negara dalam setiap pelaksanaan tugas.














Komentar