TNI Bangun Jembatan Darurat di Desa Masundung: Progres Perakitan Armco Capai 90 Persen

JurnalPatroliNews – Jakarta – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan mulai melaksanakan pembangunan Jembatan Armco di Desa Masundung, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah pada Selasa (27/1/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis TNI untuk mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat yang sempat terputus akibat bencana alam di wilayah tersebut.

Proses pembangunan ini melibatkan kolaborasi personel dari berbagai satuan, di antaranya Koramil 04/Pinangsori, Denzibang 4/1 Sibolga, serta Yon TP 908/Gaja Dompak.

Tim gabungan bekerja secara intensif di lapangan dengan dukungan alat berat berupa dua unit excavator serta berbagai peralatan teknis manual lainnya guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai dengan standar keamanan dan target waktu yang telah direncanakan.

Berdasarkan laporan terkini, progres pengerjaan fisik menunjukkan perkembangan yang signifikan pada bagian inti jembatan, di mana perakitan komponen Armco telah mencapai 90 persen.

Sementara itu, untuk pekerjaan lantai kerja dan penimbunan masing-masing telah menyentuh angka 20 persen.

Beberapa tahap lanjutan seperti pembangunan talut, slop, tiang cor, hingga pengecatan saat ini masih dalam fase persiapan, dengan total capaian perkembangan keseluruhan diperkirakan berada di angka 15 persen.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan prioritas utama demi mengembalikan urat nadi ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Kehadiran jalur penghubung yang aman dan layak diharapkan mampu menormalisasi aktivitas warga Desa Masundung dan sekitarnya. Kodam I/Bukit Barisan berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini hingga tuntas agar kemanunggalan TNI dan rakyat dapat dirasakan langsung melalui manfaat pembangunan ini.