Messi Hanya Muncul 20 Menit, Ribuan Fans Mengamuk di Stadion India

JurnalPatroliNews – Kolkata – Tur Lionel Messi di India berujung ricuh setelah ribuan penggemar meluapkan kekecewaan di Stadion Salt Lake, Kolkata. Kericuhan pecah akibat Lionel Messi hanya tampil sekitar 20 menit, jauh dari jadwal yang dijanjikan penyelenggara.

Ribuan penonton yang telah memadati stadion sejak siang hari meluapkan kemarahan dengan melempar botol, merusak kursi stadion, hingga menyerbu lapangan. Situasi di dalam stadion sempat mencekam sebelum aparat keamanan berhasil mengendalikan keadaan.

Kerusuhan terjadi setelah banyak pemegang tiket mengaku gagal melihat megabintang Argentina tersebut, baik secara langsung maupun melalui layar besar yang disediakan di stadion. Sebagian penonton mengaku sudah menunggu berjam-jam tanpa kejelasan agenda acara.

Menurut laporan The Times of India, kunjungan Messi yang dijadwalkan berlangsung selama 45 menit ternyata hanya berlangsung sekitar 20 menit. Hal itu memicu kemarahan massal karena dianggap sebagai bentuk penipuan terhadap penonton.

Harga tiket acara tersebut terbilang mahal bagi masyarakat setempat. Tiket dijual mulai dari 3.500 rupee atau sekitar USD 38,65, setara Rp 642.894. Nominal tersebut lebih dari setengah pendapatan mingguan rata-rata warga India. Bahkan, sejumlah penggemar mengaku membayar hingga USD 130 atau sekitar Rp 2,1 juta untuk bisa menyaksikan Messi secara langsung.

Direktur Jenderal Kepolisian Bengal Barat, Rajeev Kumar, mengonfirmasi bahwa penyelenggara utama acara, Satadru Dutta, telah ditangkap terkait kekacauan tersebut.

“Kami telah menahan penyelenggara utama dan memastikan kesalahan manajemen ini tidak dibiarkan tanpa hukuman,” ujar Rajeev Kumar kepada wartawan, Minggu (14/12/2025).

Rajeev Kumar menambahkan, pihak penyelenggara telah memberikan pernyataan tertulis untuk mengembalikan seluruh tiket yang terjual kepada penonton sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Ketua Menteri Bengal Barat, Mamata Banerjee, juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Lionel Messi dan para penggemarnya atas insiden yang terjadi.

“Saya sangat terganggu dan terkejut dengan kesalahan manajemen yang terjadi hari ini di Stadion Salt Lake,” tulis Banerjee melalui akun media sosial resminya.

Ia juga mengumumkan pembentukan komite khusus untuk menyelidiki insiden tersebut, mengungkap pihak yang bertanggung jawab, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Tur Lionel Messi bertajuk GOAT (Greatest of All Time) dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, membawa Messi dari Kolkata menuju Hyderabad, Mumbai, dan berakhir di New Delhi. Dalam tur tersebut, Messi hadir bersama dua mantan rekan setimnya di tim nasional Argentina, yakni Luis Suarez dan Rodrigo De Paul.

Pada hari yang sama sebelum insiden, Lionel Messi juga meresmikan patung dirinya setinggi 21 meter di Kolkata melalui sambungan daring.

Di tengah gegap gempita tur Messi, sepak bola India sendiri tengah menghadapi berbagai persoalan. Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, pernah menyebut India sebagai “raksasa yang tertidur” dalam dunia sepak bola. Namun, perkembangan olahraga ini masih terkendala masalah tata kelola.

Liga Super India (ISL) kini terancam runtuh akibat konflik antara federasi dan mitra komersial. Bahkan, klub Bengaluru FC dilaporkan menghentikan pembayaran gaji pemain dan staf karena ketidakpastian masa depan kompetisi.

Sementara itu, Lionel Messi bersama tim nasional Argentina tetap bersiap mempertahankan gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.