JurnalPatroliNews | Kota Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri kegiatan Dokter Keliling Gerindra Jawa Barat yang digelar di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung. Program ini diharapkan membantu meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Kehadiran layanan kesehatan di tengah masyarakat dinilai dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman warga mengenai pola hidup sehat serta pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Dalam kegiatan itu, Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Upaya tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak agar edukasi kesehatan dan pelayanan medis dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Dorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Program Dokter Keliling Gerindra Jawa Barat di Jatiasih diharapkan tidak hanya memberikan akses pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.
Edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan penyakit. Kesadaran tersebut perlu dibangun secara berkelanjutan, baik melalui kegiatan pelayanan langsung maupun penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta memanfaatkan layanan pemeriksaan yang tersedia.
Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di bidang kesehatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
Meski demikian, dampak program terhadap jangkauan pelayanan kesehatan dan jumlah warga yang menerima pemeriksaan perlu dinilai berdasarkan data pelaksanaan kegiatan.













Komentar