Wamenkop Dorong KSP Nasari Jadi Motor Ekonomi Rakyat Lewat Kopdes Merah Putih

JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara gerakan koperasi dan pemerintah untuk mewujudkan koperasi sebagai soko guru ekonomi nasional.

Dalam sambutannya pada perayaan HUT ke-27 KSP Nasari di Medan, Farida menyampaikan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi nasional, terutama dalam memperluas akses keuangan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.

Menurutnya, koperasi bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga gerakan sosial yang menumbuhkan solidaritas dan kemandirian.

Wamenkop menekankan pentingnya sinergi antara koperasi dan pemerintah sebagai kunci untuk menghadirkan ekonomi rakyat yang berdaya saing, inklusif, dan berkeadilan. Ia menambahkan bahwa semangat kolaborasi ini akan membawa koperasi menjadi kekuatan utama dalam menopang perekonomian nasional.

“Kita ingin koperasi tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh menjadi institusi ekonomi yang modern dan adaptif terhadap perubahan,” ujar Farida dalam acara bertema Marsada na Saroha tersebut.

Farida juga memberikan apresiasi tinggi kepada KSP Nasari yang dinilai konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada anggota, terutama pelaku usaha mikro dan kecil.

Menurutnya, di usia yang telah matang, KSP Nasari mampu membuktikan bahwa koperasi dapat bersaing di tengah tantangan ekonomi global dengan tetap menjaga nilai-nilai kebersamaan dan keberpihakan pada anggota.

Ia juga menyoroti inovasi KSP Nasari seperti penerapan sistem keuangan digital dan program pembiayaan inklusif yang mempermudah akses modal bagi pelaku usaha mikro di berbagai daerah. Berkat inovasi itu, KSP Nasari kini memiliki lebih dari 63 ribu anggota dan lebih dari 100 kantor cabang di seluruh Indonesia.

“Kita patut mengapresiasi bagaimana KSP Nasari beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui digitalisasi dan layanan berbasis teknologi. Langkah ini sangat penting agar koperasi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini,” ungkap Farida.

Dalam arahannya, Wamenkop Farida mengajak KSP Nasari memperluas peran dan kolaborasi dengan pemerintah, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program strategis Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menegaskan, KSP Nasari layak menjadi mitra utama dalam pendampingan, penguatan kelembagaan, serta kemitraan bagi koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Kami berharap KSP Nasari dapat menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan Kopdes Merah Putih. Kolaborasi ini sangat penting agar koperasi desa tumbuh kuat, mandiri, dan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal,” ucapnya.

Farida menambahkan bahwa mandat dari Presiden Prabowo kepada Kemenkop untuk memastikan program Kopdes/Kel Merah Putih berjalan baik tidak berarti mengesampingkan koperasi yang sudah ada.

“Kopdes Merah Putih bukan berarti melupakan koperasi yang sudah berjalan. Justru kita ingin membangun ekosistem koperasi yang saling menguatkan — antara koperasi lama dan koperasi baru, antara desa dan kota, antara pemerintah dan gerakan koperasi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KSP Nasari Frans Meroga menyampaikan bahwa keberlangsungan KSP Nasari hingga usia 27 tahun tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat dan daerah.

Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi agar pertumbuhan koperasi terus berkelanjutan.

“Di usia 27 tahun bukan hanya sekadar angka, tetapi bukti kematangan dan komitmen kami untuk terus mendengar aspirasi anggota dan masyarakat,” ujar Frans.

Frans juga menyambut baik program Kopdes/Kel Merah Putih yang menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap penguatan koperasi desa.

“Kami siap memberikan dukungan penuh agar pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan keterampilan di koperasi desa-kelurahan bisa terwujud sesuai tujuan bersama,” pungkasnya.