Kepuasan Publik Turun..! Menteri Sibuk Nyapres, Adi Prayitno: Jokowi Ganti Menteri Begitu!

Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga menjadi Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno/RMOL

JurnalPatroliNews – Jakarta, – Persoalan ekonomi, kelangkaan minyak, hingga melambungnya harga bahan-bahan pokok, diklaim survei Indikator Politik Indonesia, yang membuat Kepuasan Publik atas kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) drop.

Adi Prayitno, Direktur Parameter Politik Indonesia, mengatakan, ada solusi jitu untuk selesaikan turunnya kepuasan Publik atas kinerja Jokowi. Tetapi, dia ingin menjelaskan dulu alasan di balik turunnya kepuasan Publik atas kinerja Jokowi.

Bacaan Lainnya

“Saya kira parameternya cukup jelas kenapa tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi menurun. Pertama pasti terkait dengan kondisi ekonomi dan harga-harga pokok yang melambung tinggi,” ujarnya, Kamis (19/5/22).

Dia menyebut, sejumlah fenomena yang terjadi beberapa bulan belakangan, seperti harga minyak goreng melambung tinggi, daya beli masyarakat rendah, pengangguran meningkat, hingga kemiskinan di tengah pandemi COVID-19. Menurutnya, Rakyat akan bereaksi sederhana menilai kinerja Jokowi dari fenomena tersebut.

“Jadi, pikiran Rakyat itu sederhana. Apa yang dirasakan langsung dalam keseharian hidup mereka akan jadi variabel terhadap kinerja Pemerintah. Termasuk lapangan kerja makin susah, pengangguran dan kemiskinan belum ada solusinya setelah COVID melandai. Jadi, parameter penilaian utamanya adalah kinerja di bidang ekonomi yang buruk,” lanjutnya.

Pos terkait