Dukcapil Jaktim Bantah Data 500 Ribu Warga Bocor: Hoaks!

JurnalPatroliNews – Jakarta – Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Timur menegaskan kabar kebocoran data 539 ribu warga adalah tidak benar alias hoaks.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Timur, Ponirin Ariadi Limbong, memastikan seluruh data kependudukan tersimpan aman di server pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

  • Tidak ada peretasan atau kebocoran data warga Jakarta Timur.
  • Data tersimpan di server pusat Kemendagri, bukan di server lokal.
  • Isu yang beredar di media sosial dipastikan hoaks.
  • Jika server Dukcapil bocor, dampaknya akan dirasakan seluruh Indonesia.

“Itu berita salah, hoaks. Tidak ada kebocoran data warga ataupun server jebol. Data kependudukan tersimpan di server pusat,” kata Ponirin saat dihubungi, Sabtu (9/8/2025).

Ponirin menegaskan sistem pelayanan administrasi kependudukan terpusat di Kemendagri, sementara pihaknya hanya mengakses melalui jaringan resmi yang aman.

Sebelumnya, akun Instagram @merdekasiber mengunggah video yang mengklaim data pribadi 539.737 warga Jakarta Timur bocor dan dijual di forum gelap oleh pengguna bernama “saTaoz”. Data yang disebut bocor mencakup NIK, nama, alamat, nomor telepon, hingga informasi paspor.

Ponirin menyebut klaim tersebut tidak masuk akal karena Jakarta Timur tidak memiliki server sendiri.

“Kami mengimbau warga tetap tenang dan bijak menerima informasi. Kalau ada kendala pelayanan, hubungi langsung kantor Dukcapil atau kanal pengaduan resmi,” ujarnya.

Dukcapil Jakarta Timur berharap klarifikasi ini bisa menjaga kepercayaan publik terhadap layanan administrasi kependudukan.