JurnalPatroliNews – Jakarta – Sejumlah bandara besar di kawasan Eropa mulai memulihkan operasionalnya setelah mengalami gangguan serius akibat serangan siber pada Sabtu, 20 September 2025.
Bandara Dublin, Irlandia, memastikan aktivitas penerbangan sudah kembali berjalan lancar pada Minggu, 21 September 2025. Sementara itu, Heathrow, Inggris, menyebut sebagian besar penerbangan tetap dapat beroperasi meskipun sistem sempat terganggu.
Di Bandara Brussels, Belgia, tercatat 212 dari 257 penerbangan berhasil diberangkatkan sesuai jadwal. Namun, 45 penerbangan lainnya terpaksa dibatalkan karena sistem belum sepenuhnya pulih.
Serangan ini menargetkan perangkat lunak MUSE milik Collins Aerospace anak perusahaan RTX yang berfungsi untuk mendukung proses check-in dan boarding elektronik. Sistem tersebut digunakan secara luas oleh berbagai maskapai internasional, sehingga dampak gangguan langsung terasa di sejumlah bandara besar.
“Kami tengah bekerja secepat mungkin untuk mengatasi masalah ini,” tulis RTX dalam pernyataan resminya yang dikutip Reuters.














