Wamenkop Yakin Kopdes Merah Putih Mampu Kawal Program MBG di Tingkat Desa

JurnalPatroliNews – Buru, Maluku – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah menekankan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih akan didorong untuk terlibat aktif menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

“Koperasi Desa bisa sebagai pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Bahkan, koperasi yang sudah eksisting seperti koperasi nelayan dan koperasi perempuan atau ibu-ibu PKK, bisa mendirikan dapur MBG,” kata Wamenkop, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, Sabtu (31/11).

Selain itu, lanjut Wamenkop, koperasi atau Kopdes Merah Putih bisa juga berfungsi sebagai supplier bagi SPPG yang ada di wilayahnya masing-masing. “Sudah ada dua Kopdes Merah Putih di Buru yang sudah melakukan groundbreaking, dan menyusul 82 titik lagi,” kata Wamenkop.

Wamenkop menegaskan bahwa daerah kepulauan yang ada di seluruh Indonesia, juga perlu mendapat atensi khusus. “Disini, di Kabupaten Buru, tidak ada dapur MBG. Ini perlu menjadi prioritas untuk dibangun dapur agar siswa, pelajar, dan santri di Buru bisa merasakan program yang sama dengan daerah lain,” kata Wamenkop Farida.

Lebih dari itu, Wamenkop menekankan kehadiran jajaran Kemenkop untuk ke daerah yang memiliki akses terbatas, agar mendapat fasilitas yang sama dengan kabupaten yang lain. “Maka, saya ingin memastikan di daerah-daerah kepulauan itu juga menjadi prioritas dari program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ucap Wamenkop.

Oleh karena itu, Wamenkop berharap Dinas Koperasi Kabupaten Buru mengawal khusus agar dua program strategis tersebut bisa berjalan dengan baik. “Kita harus gotong royong dalam mendirikan SPPG di Buru, serta ada kerja sama dengan dinas terkait,” tegas Wamenkop.

Dalam hal ini, Wamenkop menyebut Kopdes Merah Putih bisa dijadikan sebagai mitra utama penyedia bahan baku. “Harus segera dikonsolidasikan untuk bermitra bagi calon dapur yang akan dibangun, agar program MBG bisa berjalan,” ucap Wamenkop.

Wamenkop menambahkan, pemerintah saat ini terus berproses mewujudkan 80 ribu lebih titik bangunan gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya dari Kopdes Merah Putih, termasuk di Kabupaten Buru. “Tujuan Kopdes Merah Putih adalah menjadi pusat ekonomi masyarakat desa di seluruh Indonesia,” ucap Wamenkop.