Longsor Tambang Freeport: ESDM dan Gakkum Telusuri Unsur Kelalaian

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan penyelidikan terkait insiden longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, yang terjadi pada September 2025 lalu.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, proses penyelidikan masih berlangsung dan melibatkan tim gabungan dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) serta Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM.

“Jadi itu lagi dikonsolidasikan oleh Dirjen Minerba sama Dirjen Gakkum,” ujar Yuliot kepada wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurut Yuliot, investigasi tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab utama longsor serta memastikan tidak adanya unsur kelalaian atau pelanggaran terhadap prosedur keselamatan dan peraturan yang berlaku.

“Apakah itu ada permasalahan hukum di situ, apakah itu ada kelalaian, ini lagi dilakukan evaluasi oleh Dirjen Gakkum,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Senin (8/9/2025) malam, tujuh pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) dilaporkan terjebak di tambang bawah tanah setelah terjadi aliran material basah dalam jumlah besar di area Grasberg Block Cave Underground. Insiden tersebut menutup akses ke sejumlah area tambang dan menghambat jalur evakuasi.

Setelah proses pencarian selama hampir sebulan, pada 5 Oktober 2025, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas memastikan seluruh pekerja yang terdampak telah ditemukan.

Namun, kelima pekerja yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Tim penyelamat gabungan PTFI bersama Kementerian ESDM, Polres Mimika, Basarnas, dan BPBD telah bekerja tanpa henti selama 27 hari penuh,” ungkap Tony Wenas saat konferensi pers kala itu.

Selain menimbulkan korban jiwa, peristiwa longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave juga berdampak terhadap kegiatan operasional perusahaan.

Pihak Freeport berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan keselamatan kerja di seluruh area pertambangan bawah tanahnya.