Elon Musk Prediksi AI Akan Menghapus Sebagian Besar Pekerjaan Kantor

JurnalPatroliNews – Jakarta – Elon Musk kembali membuat pernyataan mengejutkan mengenai masa depan dunia kerja. Dalam wawancara bersama Joe Rogan pekan ini, CEO xAI sekaligus pendiri Tesla dan SpaceX itu memperkirakan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) akan segera menggantikan hampir semua pekerjaan kantoran yang berbasis komputer.

“Saya pikir akan tetap ada banyak pekerjaan, tetapi tidak sama seperti sekarang. Ini sudah terjadi sepanjang sejarah modern,” ujar Musk dalam podcast tersebut.

Menurutnya, kemajuan pesat AI sudah mengarah pada otomatisasi penuh di berbagai bidang digital. “AI adalah tsunami supersonik,” tegas Musk.

Ia menjelaskan bahwa pekerjaan yang melibatkan aktivitas fisik dan interaksi sosial seperti memasak, bertani, atau merawat orang lain masih akan bertahan lebih lama.

Namun, pekerjaan administratif, analis data, penulis, desainer, hingga staf kantor yang bekerja di depan komputer akan lebih dulu digantikan oleh sistem berbasis AI.

“Segala hal yang bersifat digital akan tergantikan oleh AI lebih cepat dari yang dibayangkan,” katanya.

Meski begitu, Musk menegaskan bahwa ia tetap optimistis terhadap masa depan teknologi ini, selama penggunaannya tidak menimbulkan risiko seperti dalam film Terminator.

Dalam pandangan idealnya, AI justru bisa menciptakan dunia dengan kesejahteraan tinggi dan pendapatan universal.

“Pada akhirnya, bekerja akan menjadi pilihan karena robot dan AI bisa melakukan hampir segalanya,” tambahnya.

Dalam rapat pemegang saham tahunan Tesla pada 6 November 2025, Musk juga menyinggung robot humanoid Optimus, yang disebutnya sebagai kunci pertumbuhan ekonomi global di masa depan.

“Hanya ada satu cara untuk mengentaskan kemiskinan dan menyediakan layanan kesehatan universal, yaitu melalui Optimus,” ujarnya.

Optimus, robot canggih yang sedang dikembangkan Tesla, dirancang untuk melakukan berbagai pekerjaan manusia—mulai dari pekerja pabrik, pengasuh anak, hingga dokter bedah.

Dalam laporan keuangan kuartal ketiga Tesla 2025, Musk bahkan menyebut bahwa produksi massal Optimus bisa menjadi sumber pendapatan tak terbatas. “AI dalam tubuh fisik memiliki potensi yang hampir tak terbatas,” ungkapnya.

Dengan visi ini, Musk percaya dunia akan segera memasuki era baru di mana manusia tidak lagi bekerja karena terpaksa, melainkan karena pilihan dan passion.