Ngeri! Mobil Pembawa Uang Antar ATM Terbakar, Rp 4 Miliar Ludes Dilahap Api

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah mobil minibus logistik milik salah satu bank BUMN terbakar di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Palippis, Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu (12/11/2025).

Mobil bernomor polisi B 9325 PCU yang melaju dari arah Polewali menuju Majene itu terbakar di tengah perjalanan saat hendak mengantarkan uang ke sejumlah mesin ATM.

Kuat dugaan, kebakaran disebabkan korsleting listrik pada kendaraan. Api diduga muncul dari kabel dekat aki, lalu merambat hingga menyambar bahan bakar dan membakar seluruh bagian mobil, termasuk brankas tempat penyimpanan uang.

Beruntung, sopir dan satu orang penumpang berhasil selamat setelah melompat keluar dari kendaraan sebelum api membesar. Namun, uang tunai senilai lebih dari Rp 4 miliar yang berada di dalam mobil hangus terbakar.

Dua unit armada pemadam kebakaran dari Kabupaten Polewali Mandar dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, besarnya kobaran api membuat seluruh bagian kendaraan tidak bisa diselamatkan.

Sopir mobil logistik, Surya, mengatakan dirinya melihat percikan api di dalam mobil sebelum kebakaran membesar.
“Saya lihat ada percikan api, pengawal bilang lompat, saya ikut lompat. Namun saya sempat pinggirkan dulu mobilnya karena takut ada kendaraan lain di belakang. Api makin besar, saya langsung menjauh dan menelepon pemadam,” ujar Surya di lokasi kejadian.

Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar 20 menit sebelum petugas pemadam tiba di lokasi. Api bermula dari bagian belakang kendaraan dan dengan cepat melahap seluruh isi mobil.

“Apinya dari belakang, bagian tempat duduk penumpang. Tiba-tiba membesar dan langsung menyambar bagian depan. Tidak ada yang bisa diselamatkan,” katanya.

Surya menambahkan, mobil tersebut membawa uang tunai sekitar Rp 4,6 miliar untuk pengisian beberapa ATM di wilayah Majene. “Saya belum tahu pasti berapa total yang hangus, nanti akan dicek ulang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Polewali Mandar, Muh Imran, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 12.57 Wita dan langsung mengerahkan petugas dari posko Tinambung serta Campalagian.

“Mobil yang terbakar jenis minibus Grand Max. Menurut anggota di lapangan, kendaraan ini milik salah satu bank BUMN yang mengangkut uang dengan jumlah sekitar Rp 4 miliar lebih yang hangus terbakar,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyebab pasti masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada kendaraan.

“Untuk sementara, kami menduga kebakaran disebabkan korsleting listrik. Berdasarkan laporan anggota, seluruh uang di dalam kendaraan hangus terbakar,” jelasnya.