Kondisi Semeru Mencekam! TNI Pastikan Zona Merah Kosong dari Warga

JurnalPatroliNews – Jakarta – Status Gunung Semeru yang masih berada pada Level IV atau Awas membuat aparat TNI memperketat pengamanan di wilayah rawan bencana. Patroli rutin digelar untuk memastikan kawasan terdampak benar-benar kosong dari aktivitas warga serta mengantisipasi potensi erupsi susulan.

Personel Babinsa Koramil Pronojiwo terlihat menyusuri area yang sebelumnya dilanda awan panas guguran, termasuk Dusun Sumbersari di Desa Supiturang.

Dalam patroli tersebut, mereka memeriksa kondisi rumah-rumah yang ditinggalkan, mengecek kandang ternak, hingga melakukan pemantauan visual ke arah puncak Semeru dari titik yang dinilai aman.

Danramil Pronojiwo, Letda Arh Sugiono, mengatakan patroli dilakukan secara berkala terutama pada waktu rawan. Ia menegaskan bahwa langkah ini penting untuk memastikan keselamatan warga dan menekan risiko jatuhnya korban akibat aktivitas masyarakat yang nekat memasuki zona merah.

“Kami pastikan tidak ada warga yang bertahan di area merah. Patroli dilakukan untuk mengecek rumah-rumah, memantau aktivitas gunung, dan memastikan kondisi ternak. Ini penting demi keselamatan masyarakat,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Sugiono menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan warga yang masih bermukim di area terdampak. Namun, sejumlah ternak masih berada di kandang sehingga memerlukan pendataan lanjutan bersama pemerintah daerah.

“Kami juga menginventarisasi ternak warga yang tertinggal. Seluruh data akan disampaikan untuk penanganan lanjutan,” jelasnya.

Aparat TNI bersama BPBD dan PVMBG terus mengimbau warga agar tidak kembali ke rumah sampai status gunung benar-benar dinyatakan aman.

Dengan kondisi Semeru yang masih fluktuatif, patroli berkala akan terus digencarkan sebagai bagian dari mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menghadapi potensi erupsi lanjutan.

Langkah pemantauan lapangan ini diharapkan dapat memperkuat upaya mitigasi sekaligus memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang masih tinggi.