823 Warga Mengungsi, Kemensos Gerak Cepat Bantu Korban Longsor Banjarnegara

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik senilai sekitar Rp 700 juta untuk mendukung pemulihan warga yang terdampak bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Bantuan tersebut dikirim sebagai langkah cepat pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi.

“Total angkanya sekitar Rp 500 juta sampai Rp 700 juta, tetapi terus dinamis,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, di Tangerang, Sabtu (22/11/2025).

Selain bantuan darurat, Kemensos juga menyiapkan bantuan sosial adaptif yang diberikan bersamaan dengan layanan psikososial, dapur umum, serta pemenuhan kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian.

Program pemberdayaan masyarakat turut direncanakan untuk diterapkan setelah masa tanggap darurat selesai.

Dalam penanganan darurat bencana, pemerintah menyalurkan logistik dan santunan bagi korban meninggal. Bantuan logistik yang diberikan mencakup makanan siap saji, makanan anak, lauk siap konsumsi, tenda keluarga, tenda gulung, matras, tenda serbaguna, selimut, perlengkapan keluarga, peralatan makan, serta beras dengan nilai total sekitar Rp 250 juta.

Penyaluran bantuan dilakukan secara gotong royong oleh sejumlah kementerian dan lembaga teknis pusat, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Berdasarkan data Kemensos, jumlah warga terdampak tercatat mencapai 823 jiwa. Seluruhnya telah mengungsi di tiga lokasi, yaitu Kantor Kecamatan Pandanarum, GOR Desa Pringamba, dan GOR Desa Baji. Hingga saat ini, dua korban dinyatakan meninggal dunia, sementara sepuluh warga mengalami luka-luka.

Kerusakan material juga cukup signifikan. Sebanyak 30 rumah warga tertimbun longsor dan 195 rumah berstatus terancam akibat kondisi tanah yang belum stabil di Dusun Situkung, Desa Pandanarum. Selain itu, sebanyak 27 warga masih dalam pencarian tim gabungan yang terus melakukan penyisiran di area terdampak.

“Bagi korban yang meninggal, tunjangan akan diberikan kepada ahli waris, dan warga yang luka-luka juga akan kita bantu,” pungkas Mensos Saifullah Yusuf.