Perajin Tenun NTT Didorong Berkoperasi, Kemenkop Gelar Pelatihan Besar di Kupang

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar pelatihan Ayo Berkoperasi bagi 150 mamak-mamak perajin tenun di wilayah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/12).

Pelatihan ini meliputi materi perkoperasian serta coaching clinic sebagai upaya memperkuat kapasitas perajin dalam mengelola usaha dan mendorong mereka bergabung ke koperasi.

Perwakilan Bidang VI Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Sita Ferry Juliantono, mengatakan pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat akses para perajin dalam mendapatkan pembinaan dan pembiayaan. Ia mendorong para peserta untuk bergabung dengan koperasi besar seperti KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM).

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga berkesempatan melihat langsung keberhasilan KSP TLM, termasuk produk-produk anggotanya yang dipamerkan dalam bazar.

Menurut Sita, koperasi besar seperti KSP TLM diimbau untuk terus membuka kesempatan bagi masyarakat agar bergabung sebagai anggota dan merasakan manfaat akses pembiayaan yang lebih mudah.

Sita juga menilai KSP TLM berpotensi menjadi Kakak Asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Ia berharap sinergi antara Seruni, Dekranas, TP PKK, BUMN, dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM dan Talenta Kemenkop, Siti Aedah, menuturkan bahwa Kemenkop juga menyediakan booth coaching clinic serta bazar produk koperasi.

Booth tersebut menjadi ruang konsultasi bagi masyarakat yang ingin tahu lebih jauh tentang perkoperasian dan akses pembiayaan melalui LPDB.

Siti berharap kegiatan ini dapat mendukung perkembangan koperasi di Indonesia, khususnya bagi perajin perempuan di NTT.

Pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan Seruni bersama TP PKK NTT dan Dekranasda NTT dalam rangka Hari Ibu dan HUT ke-67 Provinsi NTT.

Tema besar kegiatan adalah “Kolaborasi untuk Timur, Terang, Berdaya dan Sejahtera” dan berlangsung pada 9–10 Desember 2025.

Kegiatan dibuka oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lana di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT. Ia menyampaikan apresiasi kepada Seruni karena turut membantu masyarakat melalui kegiatan sosial, kesehatan, bantuan pohon cendana dan pupuk, kacamata gratis, bazar, serta pelatihan bagi perajin.

Selain pelatihan, rangkaian kegiatan juga mencakup penanaman dan distribusi pohon cendana dan asam, bantuan satu ton pupuk, peluncuran Gerai PKK Freshmart, hingga penyambungan listrik bagi 3.624 rumah tangga serta penyediaan air bersih di Kelurahan Nainoni.

Bantuan pupuk dari PT Pupuk Indonesia turut disalurkan melalui Sita Ferry Juliantono kepada dua Kelompok Wanita Tani (KWT) yaitu KWT Ruba Deo dan KWT Esanita. Ia berharap pupuk NPK jenis Phonska Plus tersebut dapat menunjang pertanian masyarakat, khususnya tanaman cendana dan asam.