Danlanud Sultan Hasanuddin Pimpin Langsung Evakuasi Body Part Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

JurnalPatroliNews – Jakarta – Misi evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, membuahkan hasil.

Tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, berhasil mengevakuasi dua bagian tubuh (body part) korban melalui jalur udara pada Jumat (23/1/2026).

Operasi evakuasi ini menggunakan Helikopter H225M Caracal milik TNI Angkatan Udara. Mengingat medan pegunungan yang ekstrem, prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU bersama Tim SAR Gabungan harus memastikan titik koordinat penemuan sejak Kamis (22/1) sebelum prosedur pengangkutan udara dilakukan.

“Kami memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman dan lancar mengingat tantangan geografi yang cukup berat di Bulusaraung,” ujar Marsma TNI Arifaini yang turut on board dalam penerbangan helikopter Caracal tersebut.

Setelah berhasil diangkat dari lokasi jatuh, bagian tubuh korban dibawa menuju Apron Lanud Sultan Hasanuddin dan langsung dilarikan ke RSAU dr. Dody Sardjoto untuk identifikasi awal.

Saat ini, jenazah telah diserahkan ke RS Polri Bhayangkara yang berperan sebagai Pos DVI (Disaster Victim Identification) untuk proses identifikasi lanjutan. Selain Caracal, helikopter Dolphin milik Basarnas juga dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi di titik-titik sulit lainnya.