Longsor Maut di Badung: Remaja 14 Tahun dan Pemuda 24 Tahun Jadi Korban Jiwa

JurnalPatroliNews – Jakarta – Insiden memilukan terjadi di sebuah lokasi proyek penataan jalan di Desa Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat siang.

Sebuah tebing dilaporkan longsor secara mendadak dan menimbun empat orang buruh yang sedang bekerja di area tersebut. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WITA ini mengakibatkan dua orang pekerja meninggal dunia setelah sempat tertimbun material tanah dan bebatuan tebing.

Korban meninggal dunia diidentifikasi berinisial SH (24) dan FH yang masih berusia 14 tahun. SH ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah proses evakuasi yang berlangsung hingga pukul 15.00 WITA.

Sementara itu, FH sempat berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat pada bagian kepala dan dada. Dua korban lainnya, yakni MW (19) dan JS (48), dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka lecet pada bagian tubuh mereka.

Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra, menegaskan bahwa pihak kepolisian telah memulai penyelidikan intensif atas kejadian ini.

Fokus utama penyidikan meliputi status kepemilikan proyek, tujuan penataan jalan tersebut, serta yang paling krusial adalah penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Polisi juga memeriksa aspek teknis pengamanan senderan tebing yang seharusnya dipasang untuk mencegah terjadinya longsor saat pengerjaan berlangsung.

Pihak berwajib menyatakan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan hukum jika ditemukan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi guna memudahkan tim ahli melakukan olah tempat kejadian perkara. Kepolisian juga sedang memintai keterangan dari saksi-saksi di lapangan serta pihak pengembang proyek untuk memastikan pertanggungjawaban atas hilangnya nyawa para pekerja tersebut.