JurnalPatroliNews – Jakarta – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan komitmen penuh untuk mengimplementasikan sistem manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar transformasi birokrasi daerah agar lebih profesional dan responsif.
Risma menegaskan bahwa kehadiran dan pendampingan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadi faktor penentu keberhasilan kebijakan tersebut di tingkat daerah.
Dalam acara peluncuran komitmen tersebut yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026), Risma menjelaskan bahwa pendampingan dari BKN memberikan arah yang jelas bagi pemerintah daerah dalam menata sumber daya manusia.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta bukan sekadar pemenuhan aspek administratif atau regulasi semata, melainkan instrumen strategis untuk memastikan setiap posisi jabatan diisi oleh individu yang memiliki kompetensi dan integritas yang tepat.
Guna memastikan keberlanjutan program ini, Pemerintah Kabupaten Pati telah mengintegrasikan manajemen talenta ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Dengan masuknya agenda ini ke dalam dokumen perencanaan daerah, penguatan kualitas ASN akan menjadi prioritas kerja dalam lima tahun ke depan. Risma optimistis bahwa dengan sistem yang transparan dan berbasis kinerja, birokrasi di Pati akan mampu bergerak lebih cepat dalam melayani kebutuhan masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala BKN Prof. Zudan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kesiapan Kabupaten Pati. Langkah proaktif daerah ini sejalan dengan target nasional BKN tahun 2026 untuk melakukan pendampingan intensif kepada 643 instansi pemerintah di seluruh Indonesia.
Sinergi antara pusat dan daerah ini diharapkan dapat mewujudkan prinsip keadilan dalam penempatan jabatan serta meningkatkan mutu pelayanan publik secara signifikan di wilayah Kabupaten Pati.














