Seskab Teddy Ungkap Misi Prabowo Temui Zidane: Ingin Tiap Sekolah Punya Lapangan Bola

JurnalPatroliNews – Jakarta – Di sela kesibukan menghadiri World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri melakukan pertemuan khusus dengan legenda sepak bola dunia asal Prancis, Zinedine Zidane.

Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 45 menit tersebut menjadi momentum penting bagi diplomasi olahraga Indonesia di kancah internasional. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, membeberkan bahwa pembicaraan keduanya berfokus pada upaya transformasi besar-besaran untuk sepak bola Tanah Air.

Menurut keterangan Teddy pada Minggu (25/1/2026), Presiden Prabowo mengungkapkan ambisi besarnya untuk memperkuat fondasi Tim Nasional Indonesia melalui jalur pendidikan dan infrastruktur.

Salah satu poin utama yang dibahas adalah rencana pemerintah untuk memastikan setiap sekolah baru di Indonesia memiliki fasilitas lapangan sepak bola yang layak.

Fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi siswa sekolah, tetapi juga diharapkan bisa diakses oleh anak-anak di lingkungan sekitar sekolah untuk berlatih sejak usia dini.

Selain infrastruktur, Presiden juga menyoroti pentingnya pembinaan bakat melalui program beasiswa. Prabowo berencana memberikan dukungan penuh bagi siswa yang memiliki prestasi menonjol di bidang sepak bola agar bakat mereka dapat berkembang secara profesional tanpa mengesampingkan pendidikan formal.

Hal ini dinilai sebagai langkah inklusif untuk menjaring bibit unggul dari berbagai pelosok daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara khusus meminta masukan dan saran dari sang maestro lapangan hijau.

Sebagai mantan pemain dan pelatih yang telah meraih berbagai gelar bergengsi bersama Real Madrid dan Timnas Prancis, pandangan Zidane dianggap sangat bernilai untuk memetakan arah perkembangan sepak bola nasional.

Teddy menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan wujud nyata perhatian serius Presiden terhadap kemajuan olahraga sebagai salah satu sarana membangun karakter bangsa dan meningkatkan harga diri Indonesia di mata dunia.