JurnalPatroliNews – Jakarta -Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Badan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) resmi menjalin kerja sama strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan permanen di Indonesia.
Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko di Jakarta pada Selasa, 10 Februari 2026.
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menjadikan koperasi, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, sebagai instrumen ekonomi utama untuk mengangkat derajat hidup masyarakat miskin secara berkelanjutan.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa hanya mengandalkan bantuan sosial yang bersifat sementara.
Melalui penguatan badan usaha koperasi, masyarakat yang masuk kategori miskin akan didorong menjadi anggota dan terlibat aktif dalam ekosistem bisnis Kopdes Merah Putih.
Dengan menjadi bagian dari koperasi, masyarakat tidak hanya menerima manfaat, tetapi juga memiliki akses terhadap permodalan dan manajemen usaha. Hal ini diyakini akan menciptakan kemandirian ekonomi yang mampu memutus rantai kemiskinan secara permanen.
Salah satu poin krusial dalam sinergi ini adalah sinkronisasi basis data kemiskinan. Kemenkop dan BP Taskin akan bekerja sama menyempurnakan profil masyarakat di tingkat desa agar intervensi program lebih tepat sasaran.
Selain itu, Kemenkop berencana menggandeng Kementerian Sosial untuk melakukan uji coba peralihan penerima manfaat bantuan sosial agar diarahkan menjadi anggota koperasi.
Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan yang menjadi akar ekonomi kerakyatan Indonesia.
Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menyambut baik langkah ini dan menyebut koperasi sebagai satu-satunya lembaga ekonomi yang mampu menghapus kemiskinan ekstrem secara tuntas.
BP Taskin berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan data penduduk miskin, tetapi juga terlibat aktif dalam monitoring dan evaluasi program di lapangan.
Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera melaksanakan uji coba program percepatan pengentasan kemiskinan melalui koperasi di berbagai wilayah Indonesia guna memastikan setiap intervensi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.














