Bandara Koroway Batu Berhasil Dikuasai, TNI-Polri Buru KKB Pimpinan Elkius Kobak

JurnalPatroliNews – Jakarta – Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri kini telah mengambil alih kendali penuh atas Bandara Koroway Batu, Papua Selatan.

Langkah ini diambil menyusul insiden penembakan pesawat milik Smart Aviation oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menelan korban jiwa.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa pengamanan ketat dilakukan guna mencegah eskalasi situasi di wilayah tersebut.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan stabilitas wilayah serta keselamatan masyarakat sekitar yang terdampak konflik.

Dua korban dalam insiden tersebut, yakni pilot Egon Erawan dan kopilot Baskoro Adi Anggoro, dilaporkan telah berhasil dievakuasi ke Timika.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menambahkan bahwa pengamanan lokasi dilakukan secara sinergis melibatkan 20 personel Satgas Damai Cartenz dan 12 prajurit Kopasgat TNI AU.

Akibat teror penembakan ini, sebanyak 39 warga setempat sempat mengungsi ke daerah Senggo karena faktor keamanan.

Selain itu, operasional penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Koroway Batu terpaksa dihentikan sementara hingga otoritas keamanan menyatakan situasi benar-benar kondusif.

Di sisi lain, pengejaran terhadap pelaku penembakan terus diintensifkan. Kelompok yang bertanggung jawab diduga kuat berasal dari KKB wilayah Yahukimo, yakni Batalyon Kanibal dan Batalyon Semut Merah di bawah komando Elkius Kobak.

Kepolisian menegaskan bahwa penegakan hukum akan dilakukan secara profesional dan terukur demi memulihkan rasa aman masyarakat di Papua Selatan.