JurnalPatroliNews – Pasuruan – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0819/Pasuruan terus memacu pembangunan sasaran fisik di wilayah pedesaan.
Salah satu fokus utama saat ini adalah pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Yazet, seorang warga di Dusun Kili, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, yang pengerjaannya memasuki tahap krusial pada Jumat siang.
Program rehabilitasi rumah ini menjadi prioritas karena kondisi hunian sebelumnya yang dinilai cukup memprihatinkan.
Dinding yang rapuh serta struktur bangunan yang jauh dari standar kelayakan menjadi alasan kuat bagi Satgas TMMD untuk memberikan bantuan agar keluarga penerima manfaat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman.
Pantauan di lokasi menunjukkan progres pengerjaan yang signifikan. Anggota Satgas TMMD bersama warga setempat tampak kompak melakukan pemasangan bata dinding.
Kerja sama yang apik antara prajurit TNI dan penduduk desa ini menjadi cerminan nyata dari semangat gotong royong yang menjadi napas utama program TMMD.
Kopda Fery, salah satu anggota Satgas TMMD ke-127, menyampaikan bahwa aksi bedah rumah ini adalah bentuk nyata kehadiran TNI dalam meringankan beban masyarakat.
Ia berharap, hunian yang sedang dibangun tersebut segera rampung sehingga keluarga Bapak Yazet tidak lagi merasa khawatir saat cuaca buruk melanda.
Selain bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat ikatan emosional antara TNI dan rakyat.
Melalui interaksi harian dalam pembangunan fisik, diharapkan kemanunggalan TNI-Rakyat semakin kokoh. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan fisik, tetapi juga dari semakin kuatnya kepedulian sosial dan kebersamaan di lingkungan Desa Wonosari.














