Dokumen Epstein Seret Nama Ahmed bin Sulayem, DP World Tunjuk CEO Baru

JurnalPatroliNews – Jakarta – Raksasa operator pelabuhan dan logistik global asal Dubai, DP World, resmi menunjuk Yuvraj Narayan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Grup yang baru.

Keputusan ini diambil menyusul pengunduran diri Sultan Ahmed bin Sulayem, setelah namanya mencuat dalam dokumen-dokumen yang baru dirilis terkait kasus mendiang Jeffrey Epstein.

Nama Ahmed bin Sulayem disebut muncul ribuan kali dalam dokumen Epstein yang kembali dibuka ke publik. Dalam sejumlah catatan, Epstein menggambarkan Ahmed sebagai sosok yang lucu, terpelajar, berpengalaman, serta menyebutnya sebagai sahabat dekat. Rangkaian komunikasi yang terungkap menunjukkan hubungan keduanya berlangsung dalam jangka panjang.

Isi pesan tersebut dilaporkan mencakup percakapan bernada misoginis, materi seksual eksplisit, hingga pembahasan sejumlah rencana bisnis. Hubungan komunikasi itu disebut terjalin setidaknya selama satu dekade, bahkan masih berlanjut hingga September 2009, tidak lama setelah Epstein mengaku bersalah dalam kasus prostitusi anak.

Sementara itu, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kembali membuka identitas sejumlah nama yang sebelumnya disamarkan. Dalam laporan terbaru, terdapat enam pria yang disorot, termasuk Ahmed bin Sulayem. Publikasi dokumen tersebut kemudian memicu tekanan publik, mengingat posisi strategis Ahmed dalam perusahaan dan potensi dampaknya terhadap reputasi DP World.

Menanggapi situasi tersebut, DP World dalam pernyataan resminya mengumumkan pengangkatan Yuvraj Narayan sebagai CEO Grup. Narayan merupakan akuntan publik bersertifikat keturunan India yang telah berkarier lebih dari dua dekade di perusahaan tersebut.

Ia bergabung dengan DP World pada 2004 dan setahun kemudian dipercaya menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) Grup. Sepanjang kariernya, Narayan dikenal berperan penting dalam merumuskan strategi keuangan perusahaan, termasuk mendukung ekspansi internasional DP World di berbagai kawasan dunia.

Pengangkatan Narayan diharapkan dapat menjaga stabilitas manajemen sekaligus memastikan keberlanjutan strategi bisnis DP World di tengah sorotan global terhadap perusahaan.