Aksi Heroik Gulkarmat dan TNI Evakuasi Lansia serta Ibu Hamil di Tengah Banjir Jakarta Timur

JurnalPatroliNews – Jakarta – Suasana penuh suka cita Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berubah menjadi pilu bagi ratusan warga di Jakarta Timur.

Hujan deras yang mengguyur pada Sabtu (21/3/2026) mengakibatkan luapan air merendam permukiman warga di wilayah Ciracas dan Pasar Rebo tepat di hari pertama Lebaran.

Bukannya menggelar karpet untuk silaturahmi, warga terpaksa berjibaku menyelamatkan harta benda dari kepungan air keruh dan lumpur. Di Kecamatan Ciracas, ketinggian air dilaporkan mencapai titik ekstrem hingga 1,7 meter.

Kepala Suku Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, mengungkapkan bahwa evakuasi besar-besaran dilakukan di Jalan H. Mardah, Cibubur. “Ketinggian air mencapai 1,7 meter.

Kami mengevakuasi 47 jiwa, termasuk enam balita, enam lansia, satu ibu hamil, dan dua orang sakit menggunakan perahu karet,” jelas Muchtar, Minggu (22/3/2026).

Kondisi serupa terjadi di wilayah Pekayon dan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo. Di RT 10 RW 07 Pekayon, banjir setinggi 1,5 meter merendam sekitar 200 rumah. Proses evakuasi berlangsung dramatis hingga larut malam, melibatkan personel Gulkarmat dan anggota TNI dari Batalyon 201.

Duka Pemudik: Rumah Kosong Terendam Musibah ini terasa kian menyesakkan bagi warga yang tengah melakukan perjalanan mudik. Di RT 04 RW 07 Pekayon, dilaporkan ada sekitar 10 rumah kosong yang ditinggal penghuninya pulang kampung ikut terendam banjir.

“Kasihan yang sedang pulang kampung. Tadi warga terpaksa menjebol pintu beberapa rumah yang kosong untuk membantu mengamankan barang-barang yang bisa diselamatkan,” ujar Yeyen (53), salah satu warga setempat dengan nada sedih.

Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, menambahkan bahwa luapan Kali Cipinang menjadi penyebab utama banjir di empat kelurahan di wilayahnya, yakni Kelurahan Cibubur, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, dan Rambutan.

Hingga Minggu siang, petugas gabungan masih bersiaga di lokasi terdampak untuk memantau penurunan debit air dan membantu warga membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk ke dalam rumah.