Guru MTs di Sawangan Tawarkan Jasa Oral Seks di Tangsel, Sekolah Lakukan Skrining Siswa

JurnalPatroliNews – Jakarta – Seorang guru berinisial IK (35), yang bertugas di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di kawasan Sawangan, Depok, resmi dinonaktifkan dari pekerjaannya.

Pemecatan ini dilakukan setelah aksi nekat pelaku menawarkan jasa seksual berbayar di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, viral di media sosial.

IK kedapatan membagikan selebaran berisi tawaran jasa oral seks dengan target mulai dari pelajar hingga pria dewasa. Dalam selebaran tersebut, ia mematok tarif berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu.

Aksi IK terbongkar setelah warga yang curiga mengamankan dan menginterogasi pelaku. Dalam tasnya, warga menemukan sejumlah obat-obatan yang diakui IK sebagai obat untuk penderita HIV.

Langkah Tegas Pihak Sekolah Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa IK benar merupakan salah satu tenaga pendidik di instansi mereka, namun statusnya telah diberhentikan sejak Jumat (27/3/2026).

“Betul (yang bersangkutan adalah guru), akan tetapi guru tersebut sudah dinonaktifkan,” ujar perwakilan pihak sekolah yang enggan disebutkan namanya, Minggu (29/3).

Skrining Kesehatan Siswa Sebagai langkah antisipasi dan proteksi terhadap lingkungan belajar, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Rencananya, petugas medis akan diterjunkan ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

“Besok pihak Dinkes akan datang ke sekolah untuk melakukan skrining kesehatan serta sosialisasi kepada siswa dan guru-guru lainnya,” tambahnya.

Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada dampak kesehatan yang meluas di lingkungan sekolah serta memberikan edukasi yang tepat terkait pencegahan penyakit menular kepada seluruh warga sekolah.