JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek atas kontribusi aktifnya dalam menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Trenggalek dinilai unggul dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta rintisan Sekolah Rakyat.
Hal tersebut disampaikan Gus Ipul dalam acara “Kolaborasi Program Prioritas Presiden” di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Minggu (29/3/2026). Ia menekankan bahwa akurasi data adalah kunci utama untuk menyentuh kelompok masyarakat yang selama ini tidak terjangkau pembangunan (the invisible people).
“Saya berterima kasih karena Kabupaten Trenggalek termasuk yang sangat peduli terhadap data. Mekanisme yang dibuat sudah nyata dalam menghadirkan data akurat. Kini tugas kita adalah menajamkan agar data pusat, provinsi, dan daerah benar-benar selaras,” ujar Gus Ipul.
DTSEN dan Peran BPS Gus Ipul menjelaskan bahwa berdasarkan Inpres No. 4 Tahun 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) kini menjadi lembaga tunggal yang mengelola data tersebut.
Kemensos berperan aktif membantu pemutakhiran secara sistematis guna memastikan program pengentasan kemiskinan jatuh ke tangan yang berhak.
Transformasi Melalui Sekolah Rakyat Selain masalah data, Trenggalek juga menjadi salah satu dari 104 titik tahap pertama pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Indonesia.
Salah satu contoh sukses rintisan ini adalah Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 50 Trenggalek yang telah berhasil membangun kepercayaan diri siswa dari keluarga prasejahtera.
“Sekarang Trenggalek sudah masuk dalam proses pembangunan tahap pertama. Kami melihat hasil nyata, seperti siswa yang tadi tampil berani berpidato dalam tiga bahasa dan membaca puisi,” imbuh Mensos.
Inovasi Posko GERTAK Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), merespons positif arahan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Trenggalek telah memiliki fondasi melalui program Posko GERTAK (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan) sejak 2016.
“PR kami sekarang adalah integrasi ke pusat melalui BPS. Kami berencana menempatkan petugas BPS langsung di Posko GERTAK agar sistemnya langsung inline,” tegas Arifin.
Sinergi antara pemutakhiran data yang presisi dan akses pendidikan yang merata melalui Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat Trenggalek di masa depan.












