JurnalPatroliNews – Jakarta – Gejolak geopolitik dunia yang memicu lonjakan harga energi mulai berdampak signifikan terhadap pasar pangan global, termasuk komoditas minyak goreng di Indonesia.
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, menyatakan bahwa kenaikan harga minyak goreng di tingkat domestik kini sulit dihindari akibat melambungnya biaya kemasan plastik.
Esther menjelaskan bahwa kenaikan harga kemasan plastik tersebut berakar dari sektor hulu. Tekanan ini dipicu oleh ketidakstabilan situasi geopolitik global serta adanya gangguan serius pada rantai distribusi logistik internasional.
Hal ini secara otomatis meningkatkan biaya operasional bagi produsen yang bergantung pada bahan baku plastik untuk pengemasan produk mereka.
Situasi ini diyakini akan memaksa para pelaku industri nasional untuk segera beradaptasi. Menurut Esther, lonjakan biaya produksi ini akan mendorong perusahaan mencari alternatif kemasan yang lebih efisien sebagai solusi jangka panjang.
Adaptasi ini menjadi langkah krusial agar pelaku usaha tetap bisa menjaga margin keuntungan di tengah biaya bahan penolong yang kian mahal.
“Hal ini juga memicu penggunaan kemasan yang lebih efisien karena naiknya biaya plastik,” ujar Esther dalam keterangan resminya pada Senin (27/4).
Lebih lanjut, INDEF mengingatkan pemerintah untuk segera mengambil langkah penanganan yang strategis.
Kenaikan harga minyak goreng dinilai memiliki efek domino yang berbahaya, mulai dari memicu inflasi, meningkatkan biaya hidup rumah tangga, hingga membebani sektor UMKM kuliner yang sangat bergantung pada ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Secara makro, Esther menambahkan bahwa kenaikan harga komoditas pokok ini berisiko menurunkan tingkat konsumsi masyarakat secara keseluruhan.
Jika konsumsi melambat, maka laju pertumbuhan ekonomi nasional pun berpotensi tertahan. Hal ini menjadi perhatian serius karena minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang sifat pemakaiannya tidak dapat ditunda oleh masyarakat.














