JurnalPatroliNews – BEKASI – Kendaraan taksi Green SM yang terlibat kecelakaan dengan Kereta Rel Listrik (KRL) di lintasan sebidang Ampera, kawasan Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, akhirnya berhasil dievakuasi pada Selasa sore, 28 April 2026.
Pantauan di lokasi, proses evakuasi dilakukan menggunakan alat berat jenis crane untuk mengangkat badan kendaraan dari area pinggir rel. Setelah berhasil diangkat, mobil tersebut langsung dibawa menggunakan kendaraan towing milik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Proses evakuasi berlangsung relatif cepat, sekitar 30 menit. Petugas mulai melakukan pengangkatan pada pukul 15.50 WIB dan seluruh rangkaian evakuasi selesai pada pukul 16.20 WIB.
Sebelumnya, kendaraan taksi tersebut masih berada di lokasi sejak insiden kecelakaan terjadi pada Selasa malam, 27 April 2026. Keberadaan mobil ringsek di dekat lintasan kereta sempat menarik perhatian warga sekitar yang terus berdatangan untuk melihat kondisi di lokasi kejadian.
Selama proses evakuasi berlangsung, petugas dari PT Kereta Api Indonesia bersama aparat kepolisian melakukan pengamanan ketat di sekitar area lintasan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pengangkatan kendaraan berjalan lancar sekaligus menjaga keselamatan warga yang berada di sekitar lokasi.
Setelah kendaraan berhasil dipindahkan, area lintasan kembali disterilkan guna mendukung penanganan lanjutan serta percepatan normalisasi jalur kereta di sekitar lokasi kejadian.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan antara taksi Green SM dan KRL tersebut.














